Demo 212, Polri: Harus Jaga NKRI

Demo 212, Polri: Harus Jaga NKRI
Massa aksi reuni 212 yang digelar di kawasan Monas, Senin, 2 Desember 2019. (Foto: Suara Pembaruan / Joanito De Saojoao)
Farouk Arnaz / WBP Rabu, 19 Februari 2020 | 19:38 WIB

Jakarta, Beritasatu.com — Mabes Polri mengatakan ada hak dan kewajiban yang harus dipenuhi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, PA 212, dan sejumlah unsur yang akan menggelar aksi demo di DPR, Jakarta, Jumat (21/2/2020). Kegiatan yang dilabeli 'Aksi 212: Berantas Korupsi Selamatkan NKRI' ini akan dihadiri ribuan massa.

Menurut Kabagpenum Polri Kombes Asep Adisaputra, para peserta aksi mempunyai hak karena setiap unjuk rasa dilindungi UU.
“Namun juga ada kewajiban yang harus mereka penuhi yakni melaporkan kegiatan itu berapa jumlah massanya, siapa pimpinannya, apa alat peraga, dan kewajiban harus berakhir 18.00 WIB,” kata Asep Adisaputra di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (19/2/2020).

Dia mengatakan, mereka juga harus menjaga dan tak boleh mengganggu ketertiban. Selain itu, menghormati hak asasi orang lain, dan norma hukum. “Hal utama adalah harus menjaga keutuhan NKRI,” tegas Asep Adisaputra.

 



Sumber: BeritaSatu.com