Tersangka Pembunuhan Hakim Segera Diserahkan ke Kejaksaan

Tersangka Pembunuhan Hakim Segera Diserahkan ke Kejaksaan
Zuraidah Hanum (tengah) dalang pembunuhan suaminya, hakim PN Medan, Jamaluddin. (Foto: Beritasatu Photo / Arnold H Sianturi)
Arnold H Sianturi / JAS Rabu, 19 Februari 2020 | 13:36 WIB

Medan, Beritasatu.com - Polrestabes Medan segera menyerahkan ke Kejaksaan yakni tiga tersangka pembunuhan hakim Jamaluddin oleh istrinya, Zuraidah Hanum (41), bersama dua eksekutor, Jefri Pratama (42) dan Reza Fahlevi (29).

"Penyerahan tiga tersangka pembunuhan berencana ini akan dilakukan setelah berkas dinyatakan lengkap (P21) oleh kejaksaan," ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polrestabes Medan, AKBP Maringan Simanjuntak, Rabu (19/2/2020).

Maringan mengatakan, berkas acara pemeriksaan terhadap Zuraidah Hanum, Jefri Pratama maupun Reza Fahlevi (belum termasuk barang bukti), sudah dilimpahkan penyidik ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan, Selasa (18/2/2020) kemarin.

"Kejari Medan akan mempelajari berkas yang sudah dilimpahkan itu. Kejaksaan akan memberikan petunjuk bila ada kekurangan sehingga perlu dilengkapi. Namun, jika berkas dinyatakan lengkap maka penyerahan tersangka dilakukan," katanya.

Pelimpahan ini setelah polisi menuntaskan rekonstruksi pembunuhan berencana hakim Jamaluddin. Ada sekitar 92 adegan pembunuhan oleh ketiga tersangka, termasuk pertemuan sebelum mengeksekusi hakim Jamaluddin.

Hakim Jamaluddin ditemukan tewas di dalam mobil Toyota Land Cruiser Prado BK 77 HD di sebuah jurang di Dusun II Namo Bintang, Desa Suka Dame, Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang, 29 November 2019.

Pembunuhan berencana ini terjadi karena Zuraidah Hanum tidak ingin bercerai dengan Jamaluddin. Selain itu, dalang pembunuhan ini tidak menginginkan harta gono-gini turut dibagikan kepada anak Jamaluddin dari perkawinan dengan istri pertamanya.

Sementara itu, Humas PN Medan, Tengku Oyong menyampaikan, pengadilan sudah mempersiapkan rencana persidangan pembunuhan hakim Jamaluddin oleh istrinya, Zuraidah Hanum bersama dua eksekutor, Jefri Pratama dan Reza Fahlevi.

"Kasus pembunuhan ini sudah menjadi perhatian publik karena sudah menggegerkan, sehingga pengadilan mempersiapkan segala rencana dalam persidangan. Misalnya, ruang tempat persidangan digelar," jelas Tengku Oyong.

Oyong menyampaikan, persidangan kasus pembunuhan hakim ini dipastikan diramaikan oleh pengunjung yang ingin melihat langsung jalannya proses persidangan. Kaum ibu diprediksi banyak yang datang untuk mengikuti sidang tersebut.



Sumber: BeritaSatu.com