Sasar Milenial, BPIP Siapkan Sosialiasi Pancasila Secara Modern

Sasar Milenial, BPIP Siapkan Sosialiasi Pancasila Secara Modern
Kepala BPIP Yudian Wahyudi seusai dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Presiden, Jakarta Pusat, Rabu, 5 Februari 2020. ( Foto: Beritasatu.com/Lenny Tristia Tambun )
Carlos KY Paath / FER Selasa, 18 Februari 2020 | 20:48 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) berencana menggelar sosialisasi Pancasila secara modern kepada generasi muda. Hal itu sebagaimana harapan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar kalangan milenial lebih mengenal nilai-nilai Pancasila.

Pancasila Representasikan Nilai-nilai Kekhalifahan

"Pak Presiden sangat berkali-kali menekankan kita fokus di sini (generasi milenial),” kata Kepala BPIP, Yudian Wahyudi, saat rapat kerja (raker) dengan Komisi II DPR di Kompleks Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (18/2/2020).

Menurtu Yudian, sosialisasi juga nantinya dilakukan di seluruh jenjang pendidikan. Mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sampai perguruan tinggi. Metodenya disesuaikan dengan psikologi penerima materi.

"Anak-anak milenial itu lebih suka musik, olahraga, film, kuliner, dan seterusnya. Jadi menitipkan pesan-pesan kepancasilaan dengan cara yang sesuai dengan psikologi anak-anak, generasi milenial,” ujar Yudian.

Megawati: Pancasila Adalah Falsafah Kemanusiaan

"Saya ambil contoh misalnya begini, kita adakan olahraga. Nah, olahraga itu kita arahkan untuk misalnya persatuan, gotong royong, gitu ya, saling mencintai, suportif, belajar objektif melihat fakta, tapi tanpa dihindari tekanan semacam indoktrinasi," jelasnya.

Begitu juga apabila sosialiasi melalui musik, dan film. "Alatnya itu maksud saya ada Youtube, ada blogger, ada medsos (media sosial) yang sekarang digital, termasuk TikTok, segala macam itu, sehingga nanti akan nyambung antara kurikulum di sekolah dengan di luar kurikulum,” ucap Yudian.

Yudian menyatakan, BPIP juga menjalin kerja sama dengan tokoh-tokoh yang diidolakan kaum milenial. "Kalau mereka suka nyanyi ya tokoh penyanyi milenial yang mereka sukai. Dalam olahraga juga begitu agar mereka ini tidak terasa sedang kita ajak untuk berpancasila,” kata Yudian.



Sumber: BeritaSatu.com