Buntut Rusuh, 2 Sipir Rutan Kabanjahe Terancam Hukuman 20 Tahun
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 526.524 (-11.32)   |   COMPOSITE 6376.76 (-85.96)   |   DBX 1366.47 (-4.13)   |   I-GRADE 184.394 (-4.05)   |   IDX30 516.608 (-10.51)   |   IDX80 138.726 (-2.53)   |   IDXBUMN20 405.249 (-8.22)   |   IDXESGL 142.142 (-2.59)   |   IDXG30 145.757 (-3.33)   |   IDXHIDIV20 455.745 (-7.55)   |   IDXQ30 148.268 (-2.8)   |   IDXSMC-COM 300.72 (-2.17)   |   IDXSMC-LIQ 363.064 (-5.5)   |   IDXV30 136.038 (-1.55)   |   INFOBANK15 1074.63 (-26.5)   |   Investor33 444.938 (-9.47)   |   ISSI 184.203 (-2.63)   |   JII 631.94 (-13.58)   |   JII70 222.617 (-4.41)   |   KOMPAS100 1239.85 (-24.1)   |   LQ45 968.215 (-19.75)   |   MBX 1728.57 (-26.45)   |   MNC36 329.564 (-6.33)   |   PEFINDO25 328.624 (-5.07)   |   SMInfra18 313.805 (-5.25)   |   SRI-KEHATI 378.364 (-8.61)   |  

Buntut Rusuh, 2 Sipir Rutan Kabanjahe Terancam Hukuman 20 Tahun

Selasa, 18 Februari 2020 | 15:24 WIB
Oleh : Arnold H Sianturi / DAS

Medan, Beritasatu.com -Dua oknum petugas sipir di Rumah Tahanan (Rutan) Kabanjahe, Tio Sukma Hadi (21) dan Muhammad Angga Pradana (28), terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara karena memasok narkoba ke Rutan Klas II Kabanjahe sebelum terjadi kerusuhan oleh para narapidana.

"Kedua oknum petugas sipir yang merupakan PNS ini masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik di Mapolres Tanah Karo. Pemeriksaan ini untuk mengungkap jaringan narkoba lainnya," ujar Kepala Sub Penerangan Masyarakat Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan, Selasa (18/2/2020).

Nainggolan mengungkapkan, kedua oknum sipir yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan tersebut, akan dijerat penyidik dengan Pasal 114 ayat 2, Pasal 112 ayat 2 Pasal 132 ayat 1 dari UU 35/2009 tentang narkotika. Ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun.

"Kasus kedua oknum itu akan terus berjalan dan akan dilimpahkan ke kejaksaan supaya diajukan sampai ke pengadilan. Untuk kasus narkoba tidak ada ampun, siapa pun yang terlibat akan diproses. Bahkan, polisi yang terlibat juga dijerat pidana umum dan kemudian dipecat," ungkapnya.

Seperti diketahui, petugas sipir Tio Sukma Hadi dan Muhammad Angga Pradana, ditangkap polisi atas pengembangan dari pemeriksaan terhadap empat orang napi di Rutan Kabanjahe yakni, Set Permana Bangun (45), Afrinta Purba (44), Rejeki Bangun (42), dan Rusdi Tambunan (30).

Keempat napi ini diamankan petugas rutan yang melakukan razia. Petugas mengamankan 30 gram sabu-sabu dari dalam kasur yang digunakan keempat orang tersebut. Petugas kemudian menyerahkan keempat orang itu ke Polres Tanah Karo. Dalam pengembangan kemudian ditangkap kedua oknum sipir.

"Setelah menjalani proses pemeriksaan, empat napi ini merasa sakit hati kepada pihak rutan karena kasus hukum menyangkut narkoba itu dilanjutkan. Mereka semakin tidak dapat menerima ketika petugas rutan memberikan sanksi disiplin atas pelanggaran yang sudah dilakukan," katanya.

Keempat napi itu kemudian memprovokasi kalangan napi lainnya untuk menolak segala aturan di dalam rutan. Mereka kemudian memberikan perlawanan dengan membakar bagian dalam rutan dan merusak fasilitas yang ada. Dalam kasus pengrusakan ini, polisi menetapkan 20 orang sebagai tersangka.


Dipindahkan
Sementara itu, sebanyak 60 orang napi yang dipindahkan penahanannya ke Markas Polres Tanah Karo pascakerusuhan akhinrya balik lagi ke rutan. Pemindahan menggunaan mobil tahanan itu juga dikawal ketat oleh polisi.

"Selain melakukan pengawalan, petugas kita juga membantu penguatan pengamanan di Rutan Kabanjahe. Sejauh ini, belum ada kendala yang dihadapi petugas dalam membantu pemindahan para napi. Kita siap memberikan dukungan," ujar Nainggolan.

Nainggolan menyebutkan, polisi akan membantu melakukan pengamanan bila ada permintaan bantuan dari Kemenkumham melalui jajarannya atas proses pemindahan napi yang dipindahkan tersebut.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemkumham) Sumut, Sutrisman memastikan, Rutan Kabanjahe yang mengalami kerusakan akibat kerusuhan napi, Rabu (12/2/2020) kemarin, sudah dapat dihuni kembali.

"Blok tahanan sudah bisa dihuni oleh napi. Kondisi rutan sudah dibersihkan. Aktivitas petugas juga berjalan normal. Tidak ada kendala yang berarti," ujar Sutrisman.

Sutrisman mengatakan, kerusakan akibat kerusuhan napi itu hanya terdapat di bagian kantor dan dapur rutan. Oleh karena itu, untuk sementara aktivitas kantor dipindahkan ke rumah dinas kepala rutan di sekitar lokasi.

"Untuk kerusakan masih dalam perbaikan. Tidak lama lagi sudah selesai dikerjakan. Kita menyesalkan kejadian itu dan jangan terjadi lagi untuk kemudian hari. Pengamanan juga harus berjalan," sebutnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Billy Mambrasar Roadshow Dorong Pemda Lahirkan Pebisnis Milenial

Billy mengaku sangat bersyukur berkat dorongan Presiden bisa lahir konsep Papua Youth Creativity Hub, dan saat ini sedang dalam proses pengembangan di Papua.

NASIONAL | 18 Februari 2020

Inovasi Fleksibilitas Kerja, ASN Kerja Tanpa Harus ke Kantor

Kementerian PAN dan RB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) nantinya berkoordinasi dengan Kementerian PPN/Bappenas.

NASIONAL | 18 Februari 2020

BPN Identifikasi Pemain Mafia Tanah

Dalam memberantas mafia tanah, Kementerian ATR/BPN menggandeng aparat Kepolisian dan Kejaksaan Agung.

NASIONAL | 5 Mei 2019

BNN Sita 1 Ton Ganja di Cipayung

Rencananya ganja kering itu dibawa tersangka ke Parung, Bogor.

NASIONAL | 18 Februari 2020

Bahas Iuran BPJS, DPR Rapat Gabungan dengan Unsur Pemerintahan

Sejumlah anggota DPR sempat menyerukan agar Pemerintah membatalkan saja kenaikan iuran BPJS.

NASIONAL | 5 Mei 2019

Pemkab Tabanan Ringankan Beban Peternak Babi

Dana yang terkumpul sekitar Rp 1,5 miliar.

NASIONAL | 18 Februari 2020

DPR Dukung Program Kemtan

Penyatuan itu harus dilakukan secara konsisten dengan tidak membuat data fiktif.

NASIONAL | 18 Februari 2020

CEO Propan Raya: Inovasi Harus Terapkan Teknologi Digital 4.0

Ada empat peran seorang CEO dalam kondisi sekarang.

NASIONAL | 18 Februari 2020

Panglima TNI dan Kapolri Hadiri Pelepasan Jenazah Korban Helikopter

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol Idham Azis secara simbolis menyerahkan santunan ke perwakilan keluarga korban helikopter TNI.

NASIONAL | 18 Februari 2020

Moeldoko: Kartu Prakerja Diluncurkan Bulan April 2020

Moeldoko mengatakan rencananya kartu prakerja dimulai dari kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

NASIONAL | 18 Februari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS