Benny Harman: Uskup Siprianus Harus Hadirkan Tuhan di Manggarai

Benny Harman: Uskup Siprianus Harus Hadirkan Tuhan di Manggarai
Uskup Keuskupan Bogor, Mgr Paskalis Bruno Syukur OFM (ketiga kiri) dan Mgr Siprianus Hormat Pr (keempat dari kiri) memimpin Misa Syukur di Jakarta, Sabtu (15/2/2020). ( Foto: beritasatu.com / Edi Hardum )
Siprianus Edi Hardum / EHD Minggu, 16 Februari 2020 | 19:55 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Tokoh masyarakat Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) di Jakarta, Benny Kabur Harman meminta Romo Siprianus Hormat Pr yang terpilih menjadi uskup Keuskupan Ruteng, agar menghadirkan Tuhan di wilayah Keuskupan yang akan dipimpinnya nanti.

“Hadirkan Tuhan di Keuskupan Ruteng. Jangan Tuhan versi agama lain, tetapi versi Agama Katolik Roma. Ingat, hampir tidak ada uskup yang bertahan lama di Keuskupan Ruteng,” kata anggota Komisi III DPR ini dalam acara Syukur Alumni Seminari Pius XII Kisol di Kampus Universitas Atma Jaya, Jakarta, Sabtu (15/2/2020) malam.

Tuhan yang dimaksud Benny adalah kepercayaan, aturan dan tradisi Agama Katolik Roma, seperti uskup dan imam tidak menikah, uskup dan imam harus hidup sederhana, membela kaum miskin, dan berani menentang kekuasaan yang lalim dan serakah.

Keuskupan Ruteng mencakup tiga kabupaten yakni Kabupaten Manggarai Timur, Manggarai dan Manggarai Barat. Romo Siprianus Hormat, Pr akan ditabiskan menjadi Uskup Keuskupan Ruteng pada 19 Maret 2020.

Alumni Seminari Pius XII Kisol mensyukuri Romo Siprianus terpilih menjadi uskup Keuskupan Ruteng serta sejumlah orang alumni seminari tersebut yang menjadi pejabat publik, seperti Benny K Harman, Jhonny G Plate, Melki Laka Leka, Johanes Ansy Lema sebagai anggota DPR RI, Romanus Ndau Lendong sebagai komisior Komisi Informasi Publik (KIP), Ricard Bagun sebagai anggota Badan Pembinan Ideologi Pancasila (BPIP), Ricard Bagun.

Benny mengaku bangga dan merasa bersyukur, Romo Siprianus Hormat Pr terpilih menjadi uskup Keuskupan Ruteng. “Saya bangga dan penuh syukur, karena beliau dipilih Tuhan sendiri,” kata dia.

Benny berharap, Mgr Siprianus Hormat Pr nanti menjadi uskup Keuskupan Ruteng sampai memasuki usia pensiun atau sampai ajal menjeput. “Kita tidak ingin tiga atau empat tahun ke depan, kita berkumpul lagi merayakan ucapan syukur terpilihnya Uskup Keuskupan Ruteng yang baru lagi. Jangan sampai,” kata dia.

Benny berpesan agar Mgr Siprianus nanti harus banyak membatasi diri. “Semakin tinggi jabatan tentu semakin membatasi diri untuk melakukan hal-hal biasa dilakukan sebelum menjabat,” pesan Benny.

Sementara Romanus Ndau Lendong secara terpisah kepada Beritasatu.com mengatakan, Keuskupan Ruteng bagaikan “kuburan” untuk para uskup dan sejumlah imam. Oleh karena itu Roman mengusulkan agar Mgr Siprianus Hormat dalam tugas dan seluruh kehidupannnya sebagai uskup nanti harus “dikawal”. Ruteng itu bahaya,” tegas Roman.



Sumber: BeritaSatu.com