Upaya Matt Wright Tangkap Buaya Berkalung Ban Belum Berhasil

Upaya Matt Wright Tangkap Buaya Berkalung Ban Belum Berhasil
Ahli penanganan satwa liar asal Australia, Matthew Nicolas Wright atau Matt Wright (kanan) dan Chris Wilson menyiapkan peralatan yang akan digunakan saat melakukan pencarian terhadap buaya yang terjerat ban sepeda motor di Sungai Palu di Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (13/2/2020). ( Foto: ANTARA FOTO / Mohamad Hamzah )
/ JAS Minggu, 16 Februari 2020 | 07:31 WIB

Palu, Beritasatu.com - Evakuasi yang dilakukan oleh tim penyelamat buaya dari Balai Konservasi Sumberdaya alam (BKSDA) Sulteng dan NTT, Polairud serta ahli penanganan hewan liar asal Australia, Matt Wright sampai Minggu (16/2/2020) dini hari belum berhasil.

Kali ini, evakuasi dilakukan pada Minggu dini hari pukul 02.00 Wita.

''Evakuasi kita lakukan dini hari ini untuk menghindari masyarakat yang datang menyaksikan," ujar Haruna, Kepala Satgas Penyelamatan buaya berkalung ban.

Dari pantauan di lokasi evakuasi Muara Teluk Palu, tim nyaris berhasil menangkap hewan reptil tersebut dengan metode Harpun.

Dua anggota penyelamat buaya, yakni Oktovianus Sene dan ahli buaya asal Australia Matt Wright sempat mengenai buaya tersebut dengan Harpun, namun si buaya berhasil lepas.

Kemudian, tim kembali mengejar target yang masih membawa pelampung dari tombakan Harpun. Kejar-kejaran antara tim penyelamat dan buaya berkalung ban pun terjadi, selama kurang lebih satu jam.

Namun, tim penyelamat kehilangan jejak, saat pelampung tersebut terlepas dari badan target evakuasi terhadap hewan reptil berkalung ban ini pun kembali gagal.

''Kami tidak menyangka banyak pukat pukat nelayan yang tidak dipakai'," terang Haruna.

Sementara itu, Matt Wright ahli buaya asal Australia mengungkapkan evakuasi kali ini memang kembali gagal tapi tim dan dirinya tidak akan menyerah untuk menangkap hewan reptil tersebut.

''Tidak ada kata lelah, tim dan saya kita akan kejar lagi," ungkapnya

Dari pantauan, evakuasi kali ini berakhir pada pukul 04.30 Wita setelah tim Satgas Penyelamatan buaya ini kembali memasang umpan di lokasi yang kerap munculnya buaya berkalung ban.



Sumber: ANTARA