Puan Sebut Tiada Lagi Sekat Perempuan Raih Jabatan di Indonesia

Puan Sebut Tiada Lagi Sekat Perempuan Raih Jabatan di Indonesia
Ketua DPR, Puan Maharani menyampaikan Pidato Ketua DPR RI Penutupan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2019-2020 di Ruang Rapat Paripurna, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/12/2019). (Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono)
Carlos KY Paath / JAS Jumat, 14 Februari 2020 | 05:15 WIB

Semarang, Beritasatu.com - Kaum perempuan Indonesia dapat berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Puan Maharani membuktikan itu dengan jabatannya sebagai ketua DPR dan pernah menjadi menteri koordinator pembangunan manusia dan kebudayaan (Menko PMK).

"Waktu saya jadi menko, saya menko perempuan termuda pertama. Saya bilang tentu saja keberadaan saya sudah mewakili perempuan Indonesia. Sekat-sekat yang membatasi perempuan Indonesia untuk bisa punya jabatan tinggi di republik sudah tidak ada lagi. Siapapun bisa asal mau berjuang, bekerja keras dan berusaha," kata Puan.

Hal itu disampaikan Puan dalam acara Jamuan Makan Malam dalam rangka pengukuhan gelar kehormatan doktor HC kepada Puan Maharani di Po Hotel Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Kamis (13/2/2020).

Acara tersebut dihadiri Presiden Kelima sekaligus Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah, Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, dan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

Berikutnya ada Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, serta anggota DPR dari Fraksi PDIP antara lain Utut Adianto, Bambang Wuryanto, Eriko Sotarduga, dan Effendi Simbolon. Rektor Undip Yos Johan Utama dan Ketua Senat Akademik Undip Sunarso, serta Ketum Ikatan Alumni Undip Maryono, termasuk jajaran Civitas Akademik Undip pun menghadiri acara.

"Kadang kala orang masih lihat umur. Secara gender saya perempuan. Enggak mudah sebagai perempuan muda untuk kemudian dapat apresiasi secara luas dan besar dari Republik Indonesia. Walau kita sudah pernah punya presiden perempuan, wakil presiden perempuan, tapi baru sekarang ada ketua DPR perempuan termuda," ungkap Puan.

Puan pun menyebut, "Saat saya dilantik saya juga kaget ternyata saya ketua DPR ke-23 setelah Indonesia merdeka. Tiga kali PDIP menang pemilu baru sekarang jadi ketua DPR. Alhamdulilah perempuan dan paling muda. Saya itu sudah membuka pintu ruang dan kesempatan perempuan-perempuan Indonesia untuk lebih berkarya di republik ini," ujar Puan. 



Sumber: BeritaSatu.com