PDIP Ungkap Elektabilitas Menantu Jokowi

PDIP Ungkap Elektabilitas Menantu Jokowi
Bobby Nasution mengembalikan formulir pendaftaran menjadi calon Walkot Medan periode 2020-2025 ke DPD Partai Golkar Medan pada Jumat (13/12/2019). ( Foto: Beritasatu TV )
Arnold H Sianturi / JAS Selasa, 11 Februari 2020 | 16:53 WIB

Medan, Beritasatu.com - Survei bakal calon (Balon) Wali Kota oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk mengungkap elektabilitas calon yang akan diusung, termasuk menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Bobby Afif Nasution, dalam rangka pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Medan, dipastikan akan berakhir Rabu (12/2/2020).

"Kita melakukan survei untuk calon yang sudah mendaftar dan mengembalikan formulir pendaftaran lewat PDIP. Dari hasil survei akan diketahui calon yang memiliki kans besar untuk diusung saat pilkada serentak, khususnya di Medan," ujar Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Sumut, Japorman Saragih kepada Suara Pembaruan, Selasa (11/2/2020).

Japorman mengatakan, hasil survei yang dilakukan petugas partai tersebut, nantinya akan diserahkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP. Sejumlah nama balon Wali Kota Medan maupun wakilnya akan diserahkan ke DPP untuk menjadi pertimbangan. Nama yang diserahkan merupakan terbaik untuk diusung sesuai keinginan masyarakat.

"Keputusan untuk mengusung calon wali kota, baik itu Bobby Afif Nasution, Akhyar Nasution, Sutrisno Pangaribuan, yang keduanya merupakan kader PDIP maupun balon lainnya, ada di tangan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Ibu Mega akan memutuskan sesuai aspirasi masyarakat yang menginginkan kemajuan di Medan," jelasnya.

Meski hasil survei yang dilakukan PDIP akan selesai Rabu besok, sambung Japorman, pihaknya belum mengetahui balon yang memiliki kans besar di masyarakat. Elektabilitas balon ini akan terungkap setelah survei dilaksanakan.

Adapun balon wali kota Medan yang sudah mengembalikan formulir pendaftaran adalah Bobby Afif Nasution, Akhyar Nasution, Sidarta Pelawi, Sutrisno Pangaribuan, Maruli Siahaan, dan Rion Arios. Bobby yang juga menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengembalikan formulir pendaftaran melalui DPD PDIP.

Sementara itu, untuk balon wakil wali kota yakni, Putrama Al Khairi, Nezar Djoeli, Hamdan Simbolon, Boydo HK Panjaitan, dan Fitriani Manurung. Seluruh nama balon yang mengembalikan formulir pendaftaran itu sudah dikirimkan DPC dan DPD PDIP ke DPP untuk diputuskan.

Menurutnya, meski dapat mengusung pasangan calon sendiri, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan tetap membuka pintu koalisi dengan partai politik (parpol) lain untuk Pilkada di Medan.

"Kita membuka koalisi dengan partai lain, termasuk Gerindra, Golkar, NasDem, Partai Keadilan Sejahtera, Hanura, dan partai lainnya. Ini semua dilakukan demi pembangunan dan kemajuan Kota Medan. Koalisi dengan Gerindra dan PKS bukan sesuatu yang diharamkan," sebutnya.

Sementara itu, nama Bobby Afif Nasution memiliki peluang untuk diusung Partai Gerindra dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kota Medan. Bahkan, rekomendasi pengusungan partai besutan Prabowo Subianto terhadap menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi), sesuai kabar yang beredar, hanya tinggal menunggu waktu.

"Berdasarkan informasi dari para senior di Jakarta, dukungan terhadap Bobby Nasution sebagai calon wali kota Medan menguat. Peluangnya besar untuk diusung di pilkada Kota Medan. Ini diusung jika tidak ada aral yang melintang," ujar Wakil Ketua DPD Gerindra Sumut, Sugiat Santoso.

Sugiat mengatakan, Partai Gerindra masih memiliki agenda pembahasan internal. Pembahasan ini terkait calon wakil yang mendampingi Bobby Nasution. Suami Kahiyang Ayu ini bakal disandingkan dengan beberapa nama, termasuk yang direkomendasikan Gerindra maupun partai pendukung lainnya.

"Ada pembahasan internal kalau nanti sudah keluar rekomendasi ke Bobby, Gerindra sama seperti partai lain akan menyorongkan wakil. Ada beberapa nama berpeluang besar yang bisa diusung Gerindra sebagai wakil Bobby. Ada Ihwan Ritonga, Aulia Rahman, ada Dahnil Anzar Simanjuntak. Tapi untuk posisi wali kotanya itu sudah bisa, walau secara administrasi belum tapi sudah bisa diperkirakan itu akan jatuh ke Bobby," ungkapnya.

Menurutnya, Bobby sudah menjalani uji visi misi hingga survei di Gerindra. Dalam survei internal yang melibatkan pihak kampus, potensi Bobby Nasution dan Ihwan Ritonga yang memiliki persentase tinggi. Sehingga, tidak tertutup kemungkinan bila Bobby akan dipasangkan dengan Ihwan Ritonga, yang merupakan kader Gerindra dan wakil ketua DPRD Medan.



Sumber: Suara Pembaruan