PLN Uji Coba Firing Auxiliary Boiler di PLTU Lontar

PLN Uji Coba Firing Auxiliary Boiler di PLTU Lontar
Pembangkit listrik tenaga uap. ( Foto: Antara )
Carlos Roy Fajarta / BW Sabtu, 1 Februari 2020 | 10:06 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (UIP JBB) sukses melalui tahapan penting dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur kelistrikan.

Proyek PLTU Lontar Extension yang berada di bawah Unit Pelaksana Proyek Pembangkit Jawa Bagian Barat 1 (UPP PJBB 1), melakukan first firing auxiliary boiler, Selasa (28/1/2020) lalu.

First firing auxiliary boiler adalah tahapan komisioning atau uji coba pembakaran pertama pada burner menggunakan minyak high speed diesel di dalam auxiliary boiler. Auxiliary boiler memiliki dua peran penting dalam operasional pembangkit tenaga uap.

Pertama, alat ini menghasilkan uap yang digunakan untuk membantu pada saat boiler utama start up. Kedua, uap yang dihasilkan dipakai untuk memproduksi raw water dalam proses desalinasi. Raw water ini nantinya akan menjadi demin water melalui proses demineralisasi dan menjadi umpan boiler utama untuk diubah menjadi uap panas pemutar turbin.

“Listrik yang dihasilkan PLTU Lontar berkapasitas 315 MW dan disalurkan melalui SUTT 150 kv menuju gardu induk Tangerang Baru dan gardu induk Cikupa untuk makin meningkatkan keandalan listrik PLN,” ujar General Manager PLN UIP JBB, Ratnasari Sjamsuddin, Sabtu (1/2/2020).

Berada di Desa Lontar, Kabupaten Tangerang, proyek pembangkit ini diproyeksikan untuk dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di DKI Jakarta dan Banten.



Sumber: Suara Pembaruan