Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

KPK Peringatkan Pihak-pihak yang Coba Sembunyikan Harun Masiku

Rabu, 29 Januari 2020 | 20:42 WIB
Oleh : Fana Suparman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak ingin berspekulasi mengenai adanya pihak-pihak tertentu yang menyembunyikan caleg PDIP Harun Masiku yang kini menjadi buronan atas kasus dugaan suap proses Pergantian Antarwaktu (PAW) anggota DPR. Sudah sekitar tiga pekan sejak ditetapkan sebagai tersangka, Harun belum juga berhasil dibekuk KPK yang menggandeng aparat kepolisian.

"Kami tdak berspekulasi apakah disembunyikan atau ke mana begitu ya. Kami tidak berspekulasi lebih jauh terkait dengan itu," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (29/1/2020).

Meski demikian, KPK menegaskan tidak segan untuk menjerat pihak-pihak yang membantu atau menyembunyikan Harun Masiku. Pihak-pihak tersebut dapat dijerat dengan Pasal 21 UU Pemberantasan Tipikor tentang obstruction of justice atau merintangi penyidikan dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 3 tahun dan paling lama 12 tahun.

"Tentunya ya siapapun yang ternyata sengaja menyembunyikan itu bagian dari merintangi tugas penyidikan," kata Ali Fikri.

Ali mengklaim, tim KPK bersama kepolisian telah mendatangi sejumlah daerah, seperti di Sumatera dan Sulawesi untuk memburu Harun. Tak hanya itu, KPK juga telah memajang foto Harun sebagai buronan di situs KPK.go.id. Namum, hingga kini, upaya yang dilakukan KPK belum juga membuahkan hasil.

"Teman-teman barangkali bisa melihat kami memasang DPO itu di website KPK kemudian sudah kami rilis, ke berbagai tempat juga kami akan sampaikan. Sehingga nanti mudah-mudahan ini bisa membantu masyarakat yang tahu menginformasikan kepada kami dan tentunya kami tetap proaktif mencari keberadaan yang bersangkutan dan bersama Polri. Ketika kemudian kami mengetahui yang bersangkutan tentu langsung kami tangkap dan bawa ke KPK untuk diperiksa lebih lanjut," katanya.
Ali enggan mengungkap lokasi lain yang akan disisir untuk memburu Harun Masiku. Dikatakan, hal tersebut merupakan bagian dari strategi KPK.

"Tentunya kami tidak bisa menyampaikan secara spesifik daerah mana yang sudah dan akan kami lakukan pencarian terhadap HM (Harun Masiku) ini. Karena itu bagian dari proses strstegi kami untuk mencari yang bersangkutan karena ini bagian dari pencarian buron atau DPO tentu kami tidak bisa menyampaikn akan ke mana kami selanjutnya setelah kemudian tidak mendapatkan yang bersangkutan di kota-kota tersebut," katanya.

Ali menyebut KPK tak memiliki target untuk menangkap Harun. Dikatakan, seiring dengan proses perburuan Harun, tim penyidik juga terus memeriksa sejumlah saksi untuk melengkapi berkas penyidikan mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan, kader PDIP Saeful Bahri dan mantan Anggota Bawaslu sekaligus mantam caleg PDIP Agustiani Tio Fridelina.

"Kami tidak menargetkan karena berkas perkara juga masih berjalan. Hari ini juga memeriksa untuk empat berkas perkara, kelengkapan berkas perkara tetap kami lakukan dan terus berjalan. Saksi yang ada juga untuk berkas perkara, karena tersangka kan sebbagai salah satu alat bukti yang kemudian bagian dari keterangan terdakwa di persidangan," katanya.

Diberitakan, KPK menetapkan Komisioner KPU, Wahyu Setiawan; caleg PDIP, Harun Masiku; mantan anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina dan seorang swasta bernama Saeful sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait PAW anggota DPR. Wahyu dan Agustiani diduga menerima suap dari Harun dan Saeful dengan total sekitar Rp 900 juta. Suap itu diduga diberikan kepada Wahyu agar Harun dapat ditetapkan oleh KPU sebagai anggota DPR menggantikan caleg terpilih dari PDIP atas nama Nazarudin Kiemas yang meninggal dunia. Tiga dari empat tersangka kasus ini telah mendekam di sel tahanan. Sementara, tersangka Harun Masiku masih buron hingga kini.

Sejak KPK menangkap Wahyu Setiawan selaku Komisioner KPU dan tujuh orang lainnya dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu (8/1/2020), Harun seolah 'hilang ditelan bumi'. Ditjen Imigrasi sempat menyebut calon anggota DPR dari PDIP pada Pileg 2019 melalui daerah pemilihan (dapil) Sumatera Selatan I dengan nomor urut 6 itu terbang ke Singapura pada 6 Januari 2020 atau dua hari sebelum KPK melancarkan OTT dan belum kembali. Pada 16 Januari Menkumham yang juga politikus PDIP, Yasonna H Laoly menyatakan Harun belum kembali ke Indonesia. Padahal, pemberitaan media nasional menyatakan Harun telah kembali ke Indonesia pada 7 Januari 2020 yang dilengkapi dengan rekaman CCTV di Bandara Soekarno-Hatta. Bahkan, seorang warga mengaku melihat Harun mendatangi rumah istrinya di Perumahan Bajeng Permai, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Setelah ramai pemberitaan mengenai kembalinya Harun ke Indonesia, belakangan Imigrasi meralat informasi dan menyatakan Harun telah kembali ke Indonesia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Pembalap Alexandra Asmasoebrata: Tak Ada Kata Lelah Saat Bela Indonesia

Bentuk kecintaan kepada bangsa dan negara tersebut oleh masyarakat Indonesia ini tentunya melalui banyak cara.

NASIONAL | 17 September 2021

Terlilit Utang, 2 Pria Bobol Mesin ATM di Malang

Keduanya telah menjalankan aksi kejahatan membobol mesin ATM berkali-kali dan rerakhir dilakukan di Jalan Sudanco Supriyadi, 26 Agustus lalu.

NASIONAL | 17 September 2021

PT PAL Segera Produksi Fregat Terbaru Lisensi Inggris

PT PAL akan memproduksi dua fregat untuk TNI Angkatan Laut, dengan rancangan baru bernama Arrowhead 140.

NASIONAL | 17 September 2021

Rimbun Air Klaim Pesawat Jatuh di Papua Layak Terbang

Rimbun Air sebut kondisi pesawat kargo seri Twin Other 300 PK-OTW yang jatuh di Gunung Wabu, Papua dalam kondisi layak terbang.

NASIONAL | 17 September 2021

Pemkot Denpasar Raih Anugerah Humas Indonesia

Pemkot Denpasar berhasil meraih penghargaan Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2021 kategori Pemerintah Kota Terpopuler di Media Digital tahun 2021.

NASIONAL | 17 September 2021

Pemerintah Dorong Kampus Kolaborasi dengan 100 Perguruan Tinggi Tiongkok

Kemdikbudristek mendorong kampus Indonesia berkolaborasi dengan 100 perguruan tinggi top besar dunia di Tiongkok.

NASIONAL | 17 September 2021

Dipanggil Satgas BLBI, Nirwan Bakrie Kirim Perwakilan

Dalam panggilan penagihan ini, PT Usaha Mediatronika Nusantara dihadiri oleh Sri Hascaryo dari Bakrie Grup yang menerima kuasa dari Nirwan Dermawan Bakrie.

NASIONAL | 17 September 2021

Muhammad Kece Dianiaya di Rutan Bareskrim Polri

Laporan Kece sudah ditindaklanjuti penyidik Bareskrim Polri, kasusnya telah masuk dalam tahap penyidikan.

NASIONAL | 17 September 2021

Komunitas Loro Blonyo Bantu Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Yogyakarta

Komunitas Loro Blonyo turut berperan penting dalam percepatan capaian vaksinasi di Yogyakarta, khususnya di wilayah Gunungkidul.

NASIONAL | 17 September 2021

Soal Vonis Gugatan Polusi Udara Jakarta, Ini Respons Kemkes

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat memvonis lima pejabat negara bersalah atas polusi udara Jakarta.

NASIONAL | 17 September 2021


TAG POPULER

# KKB


# Trending Topic


# Update Covid-19


# Vaksin Nusantara


# Erick Thohir



TERKINI
Pembalap Alexandra Asmasoebrata: Tak Ada Kata Lelah Saat Bela Indonesia

Pembalap Alexandra Asmasoebrata: Tak Ada Kata Lelah Saat Bela Indonesia

NASIONAL | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings