Grab Peduli Perempuan Penyintas Kekerasan

Grab Peduli Perempuan Penyintas Kekerasan
Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi menyerahkan donasi kepada Koordinator Sekretariat Nasional Forum Pengada Layanan, Veni Siregar, sebagai mendukung pemberdayaan ekonomi perempuan penyintas lewat GrabRewards, disaksikan Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun di Yogyakarta, Jumat (24/1/2020). ( Foto: Beritasatu Photo / Fuska Sani )
Fuska Sani Evani / FER Jumat, 24 Januari 2020 | 17:12 WIB

Yogyakarta, Beritasatu.com - Grab Indonesia menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Forum Pengada Layanan (FPL) yang meneguhkan komitmen bersama untuk mencegah dan menangani korban kekerasan seksual, khususnya melalui pemberdayaan ekonomi perempuan penyintas kekerasan, di Yogyakarta, Jumat (24/1/2020).

Grab Dukung Pemprov DKI Tanggulangi Bencana Banjir

Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi menjelaskan, kegiatan tersebut dilakukan untuk mendorong kesadaran aman berkendara baik bagi mitra pengemudi maupun pelanggan Grab, sebagai bagian kampanye #AMANUNTUKSEMUA.

"Grab terus mempertahankan prestasinya sebagai perusahaan aplikasi serba bisa dengan standar keamanan tinggi di Indonesia, dan sejalan dengan misi 2025 GrabforGood untuk terus memberikan akses transportasi yang aman untuk masyarakat," jelas Neneng Goenadi.

Neneng menambahkan, saat ini di Yogyakarta, baik mitra pengemudi maupun penumpang akan merasa lebih aman dalam perjalanan berkat fitur terbaru berupa safety center dan share my ride, yaitu pemantauan perjalanan bagi penumpang dan mitra pengemudi.

Gandeng Singtel, Grab Ajukan Izin Perbankan

Sebagai komitmen bersama untuk mencegah dan menangani korban kekerasan seksual, khususnya melalui pemberdayaan ekonomi perempuan penyintas kekerasan, Grab dan FPL telah menggalang donasi untuk FPL di platform GrabRewards yang dilakukan sejak Desember 2019 sampai dengan 10 Januari 2020. Donasi yang terkumpul sebesar Rp 109.965.000 dari 2.860 pengguna aplikasi.

Dana tersebut akan digunakan untuk program pemberdayaan ekonomi perempuan penyintas di tiga area yaitu Wilayah Jawa, Wilayah Sumatera dan Kalimantan, serta Wilayah Indonesia Timur.

Fitur yang ditampilkan dalam Safety Roadshow Yogyakarta ini adalah bagian dari Roadmap Teknologi Keselamatan yang diluncurkan akhir 2018 lalu. Tujuannya untuk mencapai angka kecelakaan 'nol insiden', yang bisa terwujud dengan cara mengantisipasi berbagai hal yang berpotensi memicu terjadinya insiden.

Layanan GrabGerak Mudahkan Akses Disabilitas

Head of Platform Safety Grab Indonesia, Mochammad Fadjar Wibowo, menambahkan, dalam teknologi Keselamatan, Grab selalu berinvestasi dalam keunggulan operasional untuk meningkatkan standar keselamatan transportasi di Indonesia.

"Kami adalah satu-satunya pemain utama di Asia Tenggara yang telah berinvestasi dalam operasi keselamatan penting seperti respons insiden keselamatan 24/7, perlindungan asuransi kecelakaan diri untuk setiap perjalanan, serta pemeriksaan latar belakang mitra pengemudi yang ketat sebelum mengikat kemitraan," kata Fadjar.



Sumber: Suara Pembaruan