Mal Pelayanan Publik Ketiga di Jateng Diresmikan

Mal Pelayanan Publik Ketiga di Jateng Diresmikan
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Tjahjo Kumlo (kanan), Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kedua kanan) saat peresmian Mal Pelayanan Publik di Batang, Kamis, 23 Januari 2020. ( Foto: Beritasatu Photo / Stefy Thenu )
Stefi Thenu / JAS Kamis, 23 Januari 2020 | 15:32 WIB

Batang, Beritasatu.com - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meresmikan Mal Pelayanan Publik Kabupaten Batang, Kamis (23/1/2020).

Mal Pelayanan Publik di Kabupaten Batang merupakan yang ketiga di Pemprov Jateng. Sebelumnya, sudah ada fasilitas yang sama di Kabupaten Banyumas dan Kebumen.

"Pak Menteri izin, saya punya program bahwa setiap hari Kamis di Jateng selalu pakai pakaian adat Jawa Tengah. Dan setiap Kamis pekan keempat, kami memakai pakaian adat nusantara. Mudah-mudahan ini mempersatukan kita semuanya," kata Ganjar mengawali sambutannya, dihadapan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Menteri PAN dan RB) Tjahjo Kumolo, sejumlah Deputi dan tamu penting lainnya.

Ganjar tampil nyentrik dengan pakaian adat khas Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan topi dari anyaman rotan yang dikenal dengan sebutan Ti'i Langga.

Penampilan Ganjar tentu menjadi perhatian para pejabat dan masyarakat yang hadir di lokasi itu, termasuk Tjahjo Kumolo. Beberapa pejabat dan masyarakat langsung berebut untuk berfoto bersama dengan pria yang identik dengan rambut putih tersebut.

"Daerah lain juga siap-siap, seperti Kendal, Wonogiri, Pati, dan daerah lainnya. Semoga dengan adanya Mal Pelayanan Publik ini, pelayanan masyarakat semakin optimal," ujar Ganjar.

Menurut Ganjar, Mal Pelayanan Publik adalah inovasi untuk memudahkan pelayanan. Hanya dengan mengunjungi Mal Pelayanan Publik tersebut, maka rakyat bisa mendapatkan pelayanan prima.

"Selama ini rakyat stres harus ke sana ke mari demi mengurus izin misalnya, belum lagi ketemu calo. Maka dengan adanya mal ini, semuanya dapat terlayani satu pintu dan lebih cepat," tegasnya.

Dia meminta kepada daerah yang belum memiliki Mal Pelayanan Publik untuk meniru Batang, Banyumas, dan Kebumen. Ditargetkan tahun depan, semua daerah di Jateng memiliki Mal Pelayanan Publik.

"Daerah mesti berinisiatif, tahun depan saya harap bisa selesai semua. Ini mudah dan bukan perkara sulit. Nanti akan kami buatkan surat edaran kepada seluruh bupati/wali kota agar menyiapkan ini. Saya minta disiapkan tahun depan, karena perencanaan pembangunan harus dimulai tahun depan," pungkasnya.

Menteri PAN dan RB Tjahjo Kumolo mengapresiasi Pemprov Jateng yang serius dalam mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat melalui Mal Pelayanan Publik. Tjahjo berharap, seluruh kabupaten/kota di Jateng dapat segera memilikinya.

"Saya harapkan maksimal dalam waktu dua tahun, semua daerah di Jateng memiliki fasilitas ini, agar pelayanan kepada masyarakat semakin cepat," ungkapnya.

Mal Pelayanan Publik di Kabupaten Batang didirikan atas kerja sama berbagai instansi. Mal tersebut dapat melayani 329 urusan pelayanan publik, seperti perizinan, pembuatan paspor, BPJS, pelayanan Kantor Pos dan lainnya. Terbaru, di tempat itu masyarakat dapat melakukan perpanjangan SIM dengan mekanisme drive thru.



Sumber: Suara Pembaruan