Terminal Keberangkatan Bandara YIA Segera Dipindah

Terminal Keberangkatan Bandara YIA Segera Dipindah
Pembangunan ruang tunggu bandara Yogyakarta International Airport, Kulonprogo, DI Yogyakarta. ( Foto: Beritasatu Photo / Stefy Thenu )
Fuska Sani Evani / JAS Rabu, 22 Januari 2020 | 19:04 WIB

Yogyakarta, Beritastau.com - Menyongsong operasional penuh bandara Yogyakarta International Airport (YIA) Kulonprogo, mulai akhir Februari mendatang, keberangkatan penumpang dipindahkan ke lantai tiga.

General Manager (GM) Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta sekaligus PJS GM YIA Agus Pandu Purnama membenarkan, proses pembangunan bandara YIA sudah 92 persen, dan saat ini dilakukan proses pemindahan terminal penumpang ke lantai 3.

Pada terminal keberangkatan tersebut, dibuka 32 konter check in dari total 96 konter check in. Pandu menjelaskan lantai dua atau mezzanine digunakan untuk kedatangan dan tersambung dengan gedung parkir tiga lantai. Sementara, di lantai bawah atau untuk kedatangan.

“Pengambilan bagasi di lantai dua dan nanti bisa turun ke lantai bawah untuk penjemputan," terang Pandu Rabu (22/01/2020).

Pemindahan ke lantai tiga juga didukung dengan rampungnya pembangunan fly over, dan baggage handling system atau sistem penanganan bagasi.

Sedang Kereta Api (KA) khusus Bandara YIA, dikatakan saat ini dalam progres pembangunan, dengan jalur rel yang terhubung ke Stasiun Kedundang.

Pembangunan raung tunggu Bandara YIA. 

Sementara untuk jumlah penerbangan dan maskapai asing, Pandu mengungkapkan hingga saat ini belum ada penambahan atau masih delapan pergerakan rute internasional yang dipindahkan dari Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta.

Dengan perpindahan tersebut, Bandara Adisutjipto akan beroperasi selama 12 jam (06.00-18.00 WIB) dan hanya melayani 16 pergerakan pesawat baling-baling dan penerbangan umum.

Sementara itu, terowongan atau underpass menuju YIA yang berada di Kapenewon Temon, Kulon Progo sudah siap dioperasionalkan.

Kasi Manajemen Lalu Lintas Dinas Perhubungan DIY, Bagas Senoadjie menyatakan, pengoperasionalan terowongan menuju YIA merupakan tahap uji coba dan dibuka untuk masyarakat umum. Namun semua penggunanya harus tertib lalu lintas.

Dalam tahap uji coba ini, akan dianalisis berbagai hal, terutama terkait keselamatan pengguna jalan, dan kelancarannya.

“Uji coba dilaksanakan seminggu dan langsung dievaluasi. Seluruh aktivitas di dalam terowongan YIA ini pun diawasi oleh kamera-kamera CCTV. Karena itu, masyarakat dilarang berhenti di dalam terowongan,” tegasnya. 



Sumber: Suara Pembaruan