Kapal Bawa Wartawan Istana Terbalik di Perairan Labuan Bajo

Kapal Bawa Wartawan Istana Terbalik di Perairan Labuan Bajo
Kapal yang ditumpangi wartawan Istana dan Biro Pers terbalik di kawasan Labuan Bajo, NTT, Selasa (21/1/2020). ( Foto: Dok )
Whisnu Bagus Prasetyo / Carlos KY Paath / WBP Selasa, 21 Januari 2020 | 12:23 WIB

Labuan Bajo, Beritasatu.com - Kapal Plataran Pinisi Bali yang mengangkut wartawan Istana dan Biro Pers terbalik di perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa siang (21/1/2020). Dalam insiden itu, semua penumpang dan anak buah kapal (ABK) selamat. 

Berdasarkan informasi Beritasatu TV dari salah satu korban, wartawan Kristo Suryokusumo, kapal yang tenggelam adalah milik Plataran yang paling kecil, bukan yang digunakan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Kempupera Kembangkan Lima Zona Waterfront Labuan Bajo

Kapal tersebut membawa sejumlah wartawan yang sedang foto-foto dan ambil gambar. Sekitar jam 11.00 Wita saat mau pulang, tiba-tiba diterjang angin dan gelombang tinggi. "Semua penumpang dan ABK selamat, namun beberapa kamera dan peralatan hilang," kata keterangan tersebut.

Investasi Kawasan Marina Labuan Bajo Rp 600 Miliar

Adapun kapal itu ditumpangi wartawan SCTV, TVRI, Beritasatu, Antara, Liputan 6, Vivanews dan Biro Pers. 

Kehadiran wartawan RI 1 itu dalam rangka meliput kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke Labuan Bajo, NTT.

kapal

Kapal yang ditumpangi wartawan Istana dan Biro Pers terbalik di kawasan Labuan Bajo, NTT, Selasa (21/1/2020).

Menurut jurnalis Kantor Berita Antara, Desca Lidya Natalia, para awak media mengisi waktu kosong dengan naik kapal tersebut dari kawasan Plataran Komodo. Sebab, Presiden telah terbang menuju Jakarta. “Masih di tengah laut saat mau belok balik ke pantai, tiba-tiba angin kencang, ombak gede (besar) dan dalam hitungan detik (kapal) langsung terbalik. Sekarang sudah di Plataran, di pantai lagi,” kata Desca dalam keterangannya.



Sumber: BeritaSatu.com