Menkominfo Bicara Ekonomi Digital di WEF 2020

Menkominfo Bicara Ekonomi Digital di WEF 2020
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate. ( Foto: Beritasatu / Primus Dorimulu )
Yustinus Paat / JAS Senin, 20 Januari 2020 | 18:08 WIB

Davos, Beritasatu.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G Plate, tiba di Davos, Swiss, untuk menghadiri perhelatan tahunan World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2020 yang akan berlangsung mulai besok Selasa (21/1/2020) sampai Jumat (24/1/2020). Dalam forum ini, Menteri Johnny diagendakan bertemu dengan tokoh-tokoh terkemuka dunia dan juga tampil sebagai pembicara pada sesi-sesi diskusi.

Pejabat yang dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral di antaranya adalah Menteri Komunikasi dan Teknologi Informasi Kerajaan Arab Saudi Abdullah Alswaha, CEO Youtube Susan Wojcicki, CEO Google Cloud Thomas Kurian, Presiden Google Asia Pacific Scott Beaumont, Presiden Qualcomm Cristiano R Amon, dan pejabat lainnya.

Bahkan, Menkominfo juga akan berdiskusi empat mata dengan Profesor Klaus Schwab, Pendiri dan Executive Chairman WEF. Profesor Klaus Schwab juga dikenal dengan bukunya, The Fourth Industrial Revolution.

"Menteri juga akan menyampaikan pandangan-pandangannya dalam talkshow bertema 'Spotlight on Indonesia Unicorn and Digital Economy Advancement: The Big Picture'. Tema ini diambil untuk memberikan gambaran lengkap kepada dunia tentang perjalanan unicorn dan decacorn Indonesia hingga mencapai titik saat ini dan juga untuk menyampaikan pandangan pemerintah terkait dukungan untuk ekonomi digital melalui regulasi maupun pengembangan ekosistem digital," ujar Plt Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo, Ferdinandus Setu dalam keterangannya, Senin (20/1/2020).

Nando, sapaan akrab Ferdinandus Setu, berharap dengan presentasi Menteri Johnny, peserta mendapatkan gambaran dan optimisme tentang perkembangan industri ekonomi digital di Indonesia.

"Industri ekonomi digital ini juga akan berdampak luas bagi perekonomian tidak saja Indonesia, namun secara regional maupun global," tandas dia.

Dialog di Indonesia Pavilion ini akan menampilkan juga Chairman KADIN Rosan Perkasa Roeslani, Co-founder Traveloka Albert, Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata dengan moderator Yasha Chatab (Overseas Development Director dari WIR Group). Peserta yang diharapkan hadir berasal dari C-Level yang mengikuti WEF Annual Meeting 2020.

Delegasi dari Indonesia lainnya beranggotakan Menko Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pangaribuan, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, dan Asisten Deputi mewakili Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif HE Wishnutama Kusubandio.

World Economic Forum Annual Meeting merupakan konferensi tingkat tinggi dan dinilai paling representatif di dunia yang dihadiri oleh sekitar 3.000 kepala negara, pimpinan perusahaan global, pemimpin organisasi politik, penemu-penemu di bidang sains dan kebudayaan dari 90 negara termasuk 500-an jurnalis seluruh dunia.

Dalam rangka memanfaatkan berkumpulnya pemimpin-pemimpin dunia dan perusahaan tersebut, Indonesia yang diwakili oleh BKPM bersama-sama Kemenko Bidang Maritim dan Investasi, Kemenko Bidang Perekonomian, Kementerian Perindustrian, Kementerian perdagangan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta didukung penuh Kementerian Luar Negeri mengadakan Indonesia Pavilion di Davos dengan tema Unity in Diversity: Partner for Action yang merupakan kegiatan 4 hari bersamaan dengan penyelenggaraan WEF Annual Meeting 2020.

Indonesia Pavilion akan berisikan sesi-sesi workshop atau talkshow dari para Menteri Indonesia yang hadir di Davos maupun pimpinan perusahaan nasional yang dipandang memiliki peran signifikan baik dalam melakukan bisnisnya maupun terhadap perekonomian Indonesia. Adapun sesi-sesi tematik yang dihadirkan menyesuaikan dengan tema WEF 2020 yaitu “Stakeholders for a Cohesive and Sustainable World”.



Sumber: BeritaSatu.com