Lantik 14 Pejabat, Ganjar Ancam Copot Jika Performa Buruk dalam Setahun

Lantik 14 Pejabat, Ganjar Ancam Copot Jika Performa Buruk dalam Setahun
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kiri) saat melantik dan mengambil sumpah 14 pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemprov jateng, di Gradika Bhakti Praja, Senin siang, 20 Januari 2020. ( Foto: Beritasatu Photo / Stefy Thenu )
Stefi Thenu / JAS Senin, 20 Januari 2020 | 14:28 WIB

Semarang, Beritasatu.com - Gubernur Jateng Ganjar Pranowo segera mencopot pejabat yang dalam setahun setelah dilantik tidak menunjukkan performa kerja yang bagus.

"Setiap enam bulan sekali saya evaluasi. Kalau tidak perform, setahun saya langsung copot," tegas Ganjar saat melantik dan mengambil sumpah 14 pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemprov jateng, di Gradika Bhakti Praja, Senin (20/1/2020) siang.

Mereka adalah Iwanuddin Iskandar (Kepala Biro Hukum), Eddy Bramiyanto (Kepala Biro Perekonomian), Haerudin (Kepala Badan Kesbangpol), Harso Susilo (Kepala Dinas Sosial), Arief Djatmiko (Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman).

Kemudian, Sakina Rosellasari (Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi), Cahyono Hadi (Direktur RSUD Dr Moewardi), Tri Kuncoro (Direktur RSUD Dr Margono Soekarjo), Alek Jusran (Direktur RSUD Dr Amino Gundohutomo), Heri Dwi Purnomo (Wakil Direktur Umum RSUD Dr Moewardi), dan Yasip Khasani (Wakil Direktur RSUD Dr Moewardi)

Ganjar pun meminta kepada mereka untuk langsung bekerja dari lubuk hati terdalam dengan target jelas, menjadi SDM yang baik serta menyiapkan tim.

Dengan harapan, investasi banyak yang masuk ke Jateng. Karena, menghadapi tantangan global saat ini, tidak bisa dihadapi dengan biasa-biasa saja.

"Semuanya harus menyiapkan early warning system (EWS). Rumah sakit sering menjadi contoh reformasi birokrasi yang baik dengan membuat aplikasi dan juara. Tapi, nek obate nganggo pasien mung siji, ya aja diwenehi lima (kalau obat untuk pasien harusnya satu, ya jangan diberi lima). Cepatlah merespons persoalan sosial masyarakat," pesannya.

Ganjar juga mengingatkan, inovasi, kreasi, prestasi, yang dilakukan akan hilang begitu saja jika tidak memiliki integritas. Sehingga, setiap enam bulan sekali, mereka akan dievaluasi secara personal.

Jika enam bulan pertama memiliki nilai 60, mereka akan diperpanjang enam bulan lagi untuk mendapatkan nilai minimal 90. Akan tetapi, jika tetap 60, berarti gagal dan dapat diturunkan ke jabatan sebelumnya.

"Jangan merasa kalau susah duduk secure (aman), kita akan evaluasi terus demi visi misi saya dengan Gus Yasin terlaksana," tandas Ganjar. 



Sumber: Suara Pembaruan