Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

KPK Tindaklanjuti Rumor Harun Masiku Berada di Indonesia

Minggu, 19 Januari 2020 | 21:00 WIB
Oleh : Fana Suparman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal menindaklanjuti informasi yang belum terkonfirmasi yang menyebut caleg PDIP, Harun Masiku telah berada di Indonesia. Diketahui, Harun Masiku telah ditetapkan KPK sebagai tersangka pemberi suap mantan Komisioner KPU, Wahyu Setiawan terkait proses PAW anggota DPR. Namun, sejak ditetapkan sebagai tersangka pada Kamis (9/1/2020) hingga saat ini Harun masih buron.

Ditjen Imigrasi menyebut Harun telah meninggalkan Indonesia menuju Singapura menggunakan pesawat dari Bandara Soekarno-Hatta pada 6 Januari 2020 atau dua hari sebelum KPK melancarkan OTT yang membekuk Wahyu dan sejumlah pihak lain pada Rabu (8/1/2020). Namun, terdapat informasi yang menyebut Harun telah kembali ke Indonesia pada Selasa (7/1/2020).

"Mungkin Senin akan dibahas (soal informasi keberadaan Harun di Indonesia)," kata Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar saat dikonformasi, Minggu (19/1/2020).

Kaburnya Harun disebut untuk menutup pengembangan penyidikan yang dilakukan KPK. Termasuk menjerat pihak-pihak lain yang terlibat dalam kasus ini.

Namun, Lili memastikan tim penyidik bakal terus melanjutkan kasus ini hingga tuntas dan terang benderang. Lili optimistis dengan bukti-bukti yang dimiliki penyidik dengan menjerat Harun, Wahyu, serta Kader PDIP, Saeful dan mantan Anggota Bawaslu yang juga mantan caleg PDIP Agustiani Tio Fridelia tersebut.

“Kan kasus terus berkembang dari hasil keterangan saksi-saksi tunggu saja lah kan belum berakhir penyidikannya,” kata Lili.

Selain melengkapi berkas penyidikan empat orang tersangka, KPK juga akan terus mengembangkan kasus itu. Apalagi sejauh ini KPK telah mendeteksi siapa saja pihak lain yang diduga juga terlibat kasus tersebut.

“Bisa diikuti hari-hari berikutnya KPK kan terbuka untuk itu,” kata Lili.

Hal senada sebelumnya dikatakan Plt Jubir KPK Ali Fikri. Ali memastikan tim penyidik bakal terus mengusut dan mengembangkan kasus dugaan suap proses PAW, meskipun, hingga saat ini, KPK belum juga berhasil menangkap Harun Masiku.

"Kita tetap bekerja menyelesaikan perkara itu," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (16/1/2020).

Ali menyatakan, tim penyidik telah mengantongi bukti permulaan yang cukup untuk mengusut dan mengembangkan kasus ini. Apalagi, tim penyidik telah mengumpulkan bukti-bukti baru dari penggeledahan dan penyitaan di sejumlah lokasi beberapa waktu yang lalu. Bukti-bukti tersebut nantinya akan didalami melalui pemeriksaan para saksi dan tersangka.
"Bisa (dikembangkan). Kami yakin itu bisa dilakukan karena kami cukup mengantongi dari bukti permulaan cukup itu bisa kami kembangkan lebih jauh ketika nanti saksi-saksi yang dihadirkan yang kemudian mengonfirmasi dokumen-dokumen itu. Kami yakin bisa selesai," katanya.

Di sisi lain, Ali Fikri memastikan, KPK masih terus memburu Harun Masiku yang disebut Ditjen Imigrasi kabur ke Singapura pada 6 Januari 2020 atau dua hari sebelum KPK melancarkan OTT terhadap Wahyu dan tujuh orang lainnya. Ali menyatakan, KPK terus berkoordinasi dengan Kepolisian dan instansi terkait untuk melacak keberadaan Harun. KPK juga mempertimbangkan informasi-informasi yang beredar yang menyebut Harun telah kembali ke Indonesia pada 7 Januari 2020 atau sehari sebelum OTT KPK dilancarkan.

"Kami terus berkoordinasi dan mencari keberadaan tersangka HAR (Harun Masiku) dan berkoordinasi dengan polisi. Adapun informasi yang kami terima soal yang bersangkutan di dalam negeri, informasi itu sangat bermanfaat bagi kami dan tentunya kami pedoman keterangan imigrasi yang bersangkutan ada di luar negeri belum ada catatan yang bersangkutan kembali ke dalam negeri," katanya.

KPK kembali mengultimatum Harun untuk menyerahkan diri. Ali menyatakan, sikap tidak koperatif merugikan Harun sendiri karena tidak dapat membela diri atas kasus yang menjeratnya.

"Kami imbau kepada yang bersangkutan menyerahkan diri tentunya selain merugikan diri sendiri karena tidak bisa terangkan secara utuh dan lengkap yang disangkakan, tentunya nanti di sidang dapat dipertimbangkan sebagai orang yang tidak koperatif," katanya.

KPK menetapkan Komisioner KPU, Wahyu Setiawan; caleg PDIP, Harun Masiku; mantan anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina dan seorang swasta bernama Saeful sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait PAW anggota DPR. Wahyu dan Agustiani diduga menerima suap dari Harun dan Saeful dengan total sekitar Rp 900 juta. Suap itu diduga diberikan kepada Wahyu agar Harun dapat ditetapkan oleh KPU sebagai anggota DPR menggantikan caleg terpilih dari PDIP atas nama Nazarudin Kiemas yang meninggal dunia. Tiga dari empat tersangka kasus ini telah mendekam di sel tahanan. Sementara, tersangka Harun Masiku masih buron hingga kini.

Ditjen Imigrasi menyebut Harun telah meninggalkan Indonesia menuju Singapura menggunakan pesawat dari Bandara Soekarno-Hatta pada 6 Januari 2020 atau dua hari sebelum KPK melancarkan OTT yang membekuk Wahyu dan sejumlah pihak lain pada Rabu (8/1/2020). Namun, terdapat informasi yang menyebut harun telah kembali ke Indonesia pada Selasa (7/1/2020).



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BERITA LAINNYA

Pembalap Alexandra Asmasoebrata: Tak Ada Kata Lelah Saat Bela Indonesia

Bentuk kecintaan kepada bangsa dan negara tersebut oleh masyarakat Indonesia ini tentunya melalui banyak cara.

NASIONAL | 17 September 2021

Terlilit Utang, 2 Pria Bobol Mesin ATM di Malang

Keduanya telah menjalankan aksi kejahatan membobol mesin ATM berkali-kali dan rerakhir dilakukan di Jalan Sudanco Supriyadi, 26 Agustus lalu.

NASIONAL | 17 September 2021

PT PAL Segera Produksi Fregat Terbaru Lisensi Inggris

PT PAL akan memproduksi dua fregat untuk TNI Angkatan Laut, dengan rancangan baru bernama Arrowhead 140.

NASIONAL | 17 September 2021

Rimbun Air Klaim Pesawat Jatuh di Papua Layak Terbang

Rimbun Air sebut kondisi pesawat kargo seri Twin Other 300 PK-OTW yang jatuh di Gunung Wabu, Papua dalam kondisi layak terbang.

NASIONAL | 17 September 2021

Pemkot Denpasar Raih Anugerah Humas Indonesia

Pemkot Denpasar berhasil meraih penghargaan Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2021 kategori Pemerintah Kota Terpopuler di Media Digital tahun 2021.

NASIONAL | 17 September 2021

Pemerintah Dorong Kampus Kolaborasi dengan 100 Perguruan Tinggi Tiongkok

Kemdikbudristek mendorong kampus Indonesia berkolaborasi dengan 100 perguruan tinggi top besar dunia di Tiongkok.

NASIONAL | 17 September 2021

Dipanggil Satgas BLBI, Nirwan Bakrie Kirim Perwakilan

Dalam panggilan penagihan ini, PT Usaha Mediatronika Nusantara dihadiri oleh Sri Hascaryo dari Bakrie Grup yang menerima kuasa dari Nirwan Dermawan Bakrie.

NASIONAL | 17 September 2021

Muhammad Kece Dianiaya di Rutan Bareskrim Polri

Laporan Kece sudah ditindaklanjuti penyidik Bareskrim Polri, kasusnya telah masuk dalam tahap penyidikan.

NASIONAL | 17 September 2021

Komunitas Loro Blonyo Bantu Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Yogyakarta

Komunitas Loro Blonyo turut berperan penting dalam percepatan capaian vaksinasi di Yogyakarta, khususnya di wilayah Gunungkidul.

NASIONAL | 17 September 2021

Soal Vonis Gugatan Polusi Udara Jakarta, Ini Respons Kemkes

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat memvonis lima pejabat negara bersalah atas polusi udara Jakarta.

NASIONAL | 17 September 2021


TAG POPULER

# KKB


# Trending Topic


# Update Covid-19


# Vaksin Nusantara


# Erick Thohir



TERKINI
Pembalap Alexandra Asmasoebrata: Tak Ada Kata Lelah Saat Bela Indonesia

Pembalap Alexandra Asmasoebrata: Tak Ada Kata Lelah Saat Bela Indonesia

NASIONAL | 12 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings