Kerajaan Abal-abal Bisa Bahayakan NKRI

Kerajaan Abal-abal Bisa Bahayakan NKRI
Rumah yang di kontrak Totok Santosa Hadiningrat alias Raja Kraton Agung Sejagad di Dusun Ngabangan, Desa Sidoluhur, Kecamatan Godean, Sleman, digeledah polisi Rabu, 15 Januari 2020 dini hari pukul 00.45 WIB. ( Foto: Istimewa )
Farouk Arnaz / CAH Minggu, 19 Januari 2020 | 14:56 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan Kapolda Jabar Irjen (pur) Anton Charliyan angkat bicara soal maraknya kerajaan abal-abal di sejumlah tempat termasuk di tanah Sunda.

Meski terkesan abal-abal dan penuh tipu daya, Anton khawatir jika dibiarkan maka kelompok yang selalu mengutamakan ikatan sempit dan menjual SARA itu akan membahayakan Indonesia.

“Pemerintah agar mencari dalang intelektualnya.Tidak membiarkan kelompok ini berkembang dan intoleran memanfaatkan budaya. Ujungnya merongrong keutuhan NKRI,” kata Anton saat dihubungi Minggu (19/1/2020).

Keraton Agung Sejagat dan Sunda Empire Sudah Lama di Radar BIN

Ini termasuk kelompok yang menamakan dirinya kekaisaran Sunda Empire-Empire Earth yang menurut Anton bisa dipastikan tak sesuai sejarah Sunda.

“Seperti simbol yang dimunculkan oleh kelompok itu pun tak ada hubungan dan kaitan dengan sejarah Sunda. Mereka juga tak terdaftar sebagai ormas atau organisasi kepemudaan di Kesbangpol Kota Bandung,” imbuhnya.

Polisi Usut Cabang Keraton Agung Sejagat di Daerah

Kalaupun ingin menonjolkan sisi budaya tentunya bisa ke arah yang lebih bermanfaat. Karena keberagaman budaya akan memberikan keuntungan bagi negara namun bukan dalam klaim bentuk negara atau pemerintah.



Sumber: BeritaSatu.com