DIY Siapkan Trayek Baru AKDP Menuju YIA

DIY Siapkan Trayek Baru AKDP Menuju YIA
Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), Kulonprogo, Yogyakarta ( Foto: istimewa / Istimewa )
Fuska Sani Evani / JEM Minggu, 12 Januari 2020 | 17:01 WIB

 Yogyakarta, Beritasatu.com - Dinas Perhubungan DI Yogyakarta menyiapkan trayek baru angkutan antar kota dalam provinsi (AKDP) untuk memberikan akses menuju ke Yogyakarta International Airport (YIA) Kulonprogo.

Kepala Dinas Perhubungan DIY Sigit Sapto Rahardjo membenarkan bahwa Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X sudah menerbitkan surat keputusan (SK) Gubernur DIY tentang penambahan trayek AKDP sebagai respons beroperasinya penerbangan di YIA.

Selain itu, trayek menuju YIA yang berangkat dari wilayah timur DIY menuju ke kawasan YIA yakni Pakem-Tempel (Sleman)-Nanggulan-Sentolo (Kulonprogo)-YIA, trayek Jombor-Gamping (Sleman)-Wates (Kulonprogo)- YIA, trayek Malioboro-Tugu-Ngabean (Kota Yogya)-Wates-YIA dan trayek Palbapang (Bantul)-Srandakan-YIA, diharapkan mampu segera direspon pihak swasta untuk menggarap layanan AKDP menuju ke YIA.

Selain trayek baru tersebut, sudah ada layanan angkutan dalam trayek menggunakan bus damri. Namun masih sangat terbatas atau baru 12 armada, dan hanya melayani dari wilayah perkotaan.

Sementara itu, General Manager Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta, Agus Pandu Purnama mengatakan, seiring dengan akan beroperasinya Bandar YIA secara penuh pada 29 Maret 2020 mendatang, maka Bandara Adisutjipto Yogya hanya akan beroperasi selama 12 jam. Pemindahan pergerakan penerbangan juga akan dilakukan sekaligus.

Dikatakan, saat ini di Bandara Adisutjipto terdapat 75 penerbangan atau 150 pergerakan pesawat, rute domestik dan delapan pergerakan rute internasional.

Bandara Adisutjipto akan beroperasi selama 12 jam (06.00-18.00 WIB) dan hanya akan melayani 16 pergerakan pesawat propeler dan penerbangan umum. Sedang terminal yang akan digunakan untuk keberangkatan di Bandara Adisutjipto adalah Terminal B dan Terminal A akan digunakan untuk kedatangan penumpang.

Berdasar keputusan itu, lanjut Pandu, saat ini sudah ada delapan maskapai yang mengajukan slot dengan 96 penerbangan di YIA. Maskapai tersebut adalah Garuda Indonesia, Batik Air, Lion Air, Citilink, Indonesia AirAsia, Sriwijaya Air, Nam Air, dan Express Air. Namun untuk penerbangan internasional baru rute dan maskapai existing.



Sumber: Suara Pembaruan