Kemag Tetapkan Bandara Kertajati sebagai Embarkasi Haji

Kemag Tetapkan Bandara Kertajati sebagai Embarkasi Haji
Antrean Jamaah calon haji sebelum masuk kedalam bus untuk diberangkatkan menuju Asrama Haji Embarkasi Bekasi di Gedung Dakwah, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, 16 Juli 2018 malam. Jemaah calon haji dari Kota Tasikmalaya yang berangkat tahun ini sebanyak 762 calon jemaah haji dibagi menjadi lima kali pemberangkatan atau lima kloter. ( Foto: Antara / Adeng Bustomi )
Thresa Sandra Desfika / FER Selasa, 7 Januari 2020 | 16:21 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Agama (Kemag) menetapkan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Majalengka, Jawa Barat sebagai embarkasi dan debarkasi haji.

Hal itu ditandai dengan penyerahan surat keputusan menteri agama tentang penetapan BIJB sebagai embarkasi/debarkasi haji oleh Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi kepada Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum. Seremonial berlangsung di lantai dua terminal keberangkatan internasional BIJB pada Selasa (7/1/2020).

Dengan penetapan tersebut, jemaah haji Jawa Barat yang sebelumnya berangkat ke Arab Saudi melalui Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, mulai tahun ini akan terbang melalui BIJB Kertajati. Demikian juga saat pulang dari Arab Saudi, mereka akan mendarat di BIJB. Adapun kuota haji Jawa Barat sebanyak 38.852 jemaah yang terbagi dalam 97 kelompok terbang (kloter).

"Seluruh jemaah haji asal Provinsi Jawa Barat akan diberangkatkan dari asrama haji embarkasi Bekasi, setelah seluruh rangkaian proses customs, immigration, and quarantine (CIQ) serta layanan satu atap lainnya selesai dilaksanakan di asrama haji embarkasi Bekasi," tutur Fachrul Razi dalam keterangan resmi yang diterima Beritasatu.com, Selasa (7/1/2020).

Selanjutnya, terang Menag Fachrul, seluruh jemaah haji akan diberangkatkan dengan menggunakan bus dari asrama haji Bekasi menuju BIJB Kertajati.

Menag menegaskan, pemerintah terus berupaya meningkatkan layanan bagi jemaah haji Indonesia. Kehadiran embarkasi/debarkasi haji BIJB Kertajati ini diharapkan menambah kenyamanan bagi jemaah haji Jawa Barat.

"Kami ingin tahun ini ada pilot project percepatan proses imigrasi saat kepulangan jemaah. Jika memungkinkan akan dilakukan di Jeddah atau saat di pesawat sehingga ketika tiba di Tanah Air, jemaah bisa langsung pulang. Kami berharap itu bisa dilakukan juga di Kertajati," kata Fachrul.

Menag bersama rombongan berkunjung ke BIJB Kertajati dengan mengendarai bus. Berangkat pukul 07.50 WIB, Menag menuju Kertajati untuk mengetahui kondisi jalan dan estimasi waktu tempuh dari asrama haji Bekasi menuju BIJB. Menag bersama rombongan tiba di BIJB pukul 09.40 WIB melalui pintu keberangkatan internasional.

"Jalanan sudah bagus. Ada beberapa tempat yang masih perlu diperluas. Tapi secara umum sudah bagus," tandas Fachrul Razi.



Sumber: BeritaSatu.com