Arus Balik Libur Tahun Baru di Sumut Lancar

Arus Balik Libur Tahun Baru di Sumut Lancar
Ilustrasi arus balik penumpang kereta api. ( Foto: Antara )
Arnold H Sianturi / FER Minggu, 5 Januari 2020 | 18:28 WIB

Medan, Beritasatu.com - Arus balik masyarakat usai perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, baik itu yang menggunakan mobil pribadi, angkutan umum maupun pengguna jasa penerbangan melalui Bandara Kualanamu, sudah berakhir, Minggu (5/1/2020).

Akhir Libur Sekolah, Mobil ke Jakarta Diprediksi 42.674 Unit

Berdasarkan pantauan Suara Pembaruan, arus balik masyarakat yang menggunakan jalan lintas Sumatera (Jalinsum) dari kawasan Toba menuju Deli Serdang dan Kota Medan, berjalan lancar. Kepadatan kendaraan terdapat di kawasan Simpang Dua kawasan Pematang Siantar dan Kota Tebing Tinggi.

Kemacetan arus lalulintas itu pun dapat diurai oleh petugas kepolisian yang bekerja sama dengan dinas perhubungan dibantu TNI. Namun, kepadatan kendaraan maupun angkutan membuat pengemudi hanya dapat mengemudikan kendaraannya dengan kecepatan rendah.

"Hari ini merupakan puncak dari arus balik masyarakat yang sebelumnya melakukan mudik saat menyambut perayaan natal dan tahun baru 2020. Petugas kita masih melakukan pengamanan," ujar Kepala Sub Penerangan Masyarakat (Penmas) Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan.

Anies Yakin Kegiatan Belajar Hari Pertama Akan Normal

Nainggolan mengatakan, belum ada kendala yang berarti saat petugas melaksanakan pengamanan arus balik masyarakat pascaperayaan natal dan tahun baru tersebut. Selain di jalinsum, petugas juga perketat pengamanan di sejumlah pelabuhan, stasiun kereta maupun bandara penerbangan.

Manager Airport Duty PT Angkasa Pura (AP) II Bandara Kualanamu, Supri Handoyo mengatakan, puncak arus balik masyarakat yang menggunakan jasa penerbangan, dipastikan berakhir, Minggu (5/1/2020). Arus balik berakhir karena masa libur sekolah sudah habis.

"Ditambah lagi bahwa proses kerja pegawai swasta maupun pemerintahan dipastikan kembali berjalan normal pada hari Senin, sehingga dapat diprediksi bahwa Minggu merupakan puncak arus balik pascatahun baru 2020," kata Supri.

Berdasarkan data dari Bandara Kualanamu, terjadi penurunan pergerakan pesawat maupun penumpang. Data pergerakan penumpang di Bandara Kualanamu pada tahun 2019, sebanyak 25.826 orang. Tahun 2018, ada 29.770 penumpang. Penurunan sekitar 13 persen.

Sementara itu, untuk pergerakan pesawat tahun 2019 sebanyak 195 penerbangan. Pada tahun 2018, ada sebanyak 220 penerbangan atau terjadi penurunan sekitar 11 persen. Penurunan jumlah penumpang ini diduga dipicu harga tiket yang dinilai masih tinggi.



Sumber: Suara Pembaruan