Densus 88 Tangkap Lagi Warga Sleman

Densus 88 Tangkap Lagi Warga Sleman
Ilustrasi ( Foto: Antara )
Fuska Sani Evani / JAS Sabtu, 21 Desember 2019 | 08:41 WIB

Yogyakarta. Beritasatu.com - Setelah meringkus tiga orang terduga pelaku terror di Yogyakarta, pada Rabu (18/12/2019), pada Jumat (20/12/2019) siang, Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri kembali menggeledah rumah milik PO (57) di Dusun Kutu Wates, Desa Sinduadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman.

Tersangka PO ditangkap di lokasi yang berbeda yakni saat berada di Puskesmas Mlati. Penggeledahan dilakukan sekitar pukul 14.00-18.00 WIB.

Ketua RW 13, Dusun Kutu Ngemplak, Desa Sinduadi, Kecamatan Mlati, Sleman, Widayat, membenarkan, dirinya diminta menjadi saksi penggeledahan tersebut.

Saat penggeledahan istri dan dua orang anak PO yang berada di rumah tersebut. Tim Densus 88 mengamankan sejumlah barang yang diduga berbahaya seperti cairan zat kimia dan ponsel.

Menurut Widayat, petugas membawa alat pengisi daya ponsel, handie talkie, stik dari besi, dan ada beberapa cairan sekitar 10 botol. Selain itu beberapa buku tentang jihad dan Syiah, juga paspor milik PO.

Terduga terduga teroris itu memang warga asli setempat. Namun dalam empat tahun terakhir, perangainya berubah atau menjauh dari masyarakat. Dia tidak mau mengikuti tahlilan, yasinan dan kegiatan gotong royong warga.

“Sudah jarang bergaul dengan warga karena perbedaan pandangan soal keyakinan. Tidak mau ke masjid kampung,” katanya.

Ditemui di Mlati Sleman Wadirreskrimum Polda DIY, AKBP Nugrah Trihadi mengungkapkan, pihaknya hanya sebatas mem-back up tim Densus saat penggeladahan di rumah terduga teroris yang menjadi satu dengan PAUD milik terduga.

Menurut AKBP Nugrah Trihadi, terduga teroris langsung dibawa Tim Densus 88, namun proses selanjutnya, pihaknya tidak terlibat.



Sumber: Suara Pembaruan