Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan Jalani Uji Kompetensi

Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan Jalani Uji Kompetensi
Kiri ke kanan: Kepala Pusdiklat Mahkamah Agung, Menpim Edward T.H, Simarmata, Kepala Balitbang Diklat Hukum Peradilan MA Zarof Rical, Mantan Kadiv Humas Polri Komjen Pol (Purn) Setyo Warsito, dan Founder & Director LSPR Prita Kemal Gani pada acara Pembukaan Pelatihan Sertifikasi Media Management Tingkat Banding di Hotel Ashley, Jakarta, Senin (9/12/2019). (Foto: Beritasatu.com / Istimewa)
Feriawan Hidayat / FER Senin, 9 Desember 2019 | 21:46 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Setelah sukses menyelenggarakan workshop dan uji kompetensi untuk profesi hubungan masyarakat (Humas) bulan September lalu, Pusdiklat Mahkamah Agung kembali gelar kegiatan yang sama dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi profesi humas di lingkungan kerja Mahkamah Agung (MA).

Humas Mahkamah Agung Jalani Uji Kompetensi

Sebanyak 90 peserta pada kegiatan ini merupakan ketua dan wakil ketua pengadilan tingkat provinsi atau pengadilan tingkat banding dari seluruh wilayah Indonesia. Kegiatan yang dilaksanakan bersama The London School of Public Relations (LSPR) Jakarta ini, dilaksanakan selama lima hari, mulai tanggal 9 hingga 13 Desember 2019 di Hotel Ashley, Wahid Hasyim, Jakarta Pusat.

Kegiatan hari pertama diawali dengan acara pembukaan yang dihadiri oleh seluruh peserta, pembicara dan keynote speaker. Pada acara ini, hadir founder & director LSPR, Prita Kemal Gani, dan Kepala Balitbang Diklat Hukum Peradilan MA, Zarof Rical, yang sekaligus membuka acara workshop dan uji kompetensi.

"Tugas seorang humas untuk memberikan informasi kepada masyarakat semakin kompleks dilihat dari tantangan di Indonesia seperti, digitalisasi, keterbukaan informasi yang masif, perkembangan masyarakat, mediamorfosis dan era post truth. Sehingga, peningkatan kompetensi ketua dan wakil ketua pengadilan tingkat banding (provinsi) pun mutlak adanya,” ujar Zarof Rical, di Jakarta, Senin (9/12/2019).

Kepastian Hukum Kunci Pembangunan Demokrasi

Founder & Director LSPR, Prita Kemal Gani, mengatakan, pesatnya kemajuan teknologi dan tanggapnya masyarakat dalam menyerap informasi, menjadi tantangan bagi profesi humas dalam menggiring opini publik.

"Kompetensi yang didapat dari keilmuwan dan pengalaman dalam berinteraksi sebagai profesi humas, akan makin mematangkan keterampilan strategis dan taktis dalam menjalankan fungsi humas di lingkungan kerja Mahkamah Agung," ujar Prita Kemal Gani.

Mantan Kepala Divisi Humas Polri, Komjen Pol (purn) Setyo Warsito, menambahkan, membangun persepsi masyarakat merupaka salah satu peran humas.

"Sehingga humas memiliki peran dalam menciptakan isu positif agar lingkungan masyarakat tetap aman dan tertib," ujar Setyo Warsito.

Workshop hari pertama dilanjut dengan topik 'Strategi Pembentukan Opini Media' yang disampaikan oleh Kantor Staf Presiden Deputy IV Bidang Komunikasi Politik 2014-2019 Eko Sulistyo dan Kepala Sub Direktor Humas Perpajakan Direktorat P2Humas DJP, Ani Natalia.

Selama dua hari selanjutnya dalam kegiatan workshop di lingkungan kerja MA ini, akan digelar berbagai materi. Pada hari kedua dan ketiga workshop dengan topik Public Speaking oleh Sri Ulya Suskarwati, topik Digital PR oleh Tuhu Nugraha Dewanto, dan topik mengenai Risk Management Communication oleh Kaezar Maulana.

Adapun topik lainnya adalah Media Handling yang disampaikan oleh Rizka Septiana, dan topik Managemen Media yang diampu oleh Prof Hikmahanto Juwana.

Pada hari terakhir kegiatan workshop dan uji kompetensi untuk profesi humas di lingkungan kerja MA, akan diselenggarakan assessment oleh para asesor guna menguji kompetensi para humas.

"Para penerima sertifikasi adalah mereka yang sudah sangat ahli di bidang humas. Dimana prestasi, kerja keras serta dedikasi pada profesi sangat layak diapresiasi dan dapat dijadikan contoh bagi profesi humas lainnya," pungkas Prita Kemal Gani.



Sumber: BeritaSatu.com