Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 478 (-2)   |   COMPOSITE 5970 (-24)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1399 (0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (-1)   |   IDX30 472 (-2)   |   IDX80 128 (-0)   |   IDXBASIC 1238 (-9)   |   IDXBUMN20 362 (-2)   |   IDXCYCLIC 737 (-3)   |   IDXENERGY 740 (3)   |   IDXESGL 129 (-0)   |   IDXFINANCE 1333 (-6)   |   IDXG30 133 (-0)   |   IDXHEALTH 1280 (3)   |   IDXHIDIV20 418 (-2)   |   IDXINDUST 960 (-5)   |   IDXINFRA 873 (-4)   |   IDXMESBUMN 103 (-0)   |   IDXNONCYC 731 (-1)   |   IDXPROPERT 875 (-2)   |   IDXQ30 135 (-0)   |   IDXSMC-COM 281 (-0)   |   IDXSMC-LIQ 334 (-1)   |   IDXTECHNO 3345 (-54)   |   IDXTRANS 1045 (-3)   |   IDXV30 126 (-0)   |   INFOBANK15 959 (-5)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 407 (-1)   |   ISSI 175 (-0)   |   JII 573 (-2)   |   JII70 204 (-1)   |   KOMPAS100 1132 (-6)   |   LQ45 888 (-4)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1591 (-7)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 302 (-1)   |   PEFINDO25 291 (0)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 341 (-1)   |   TRADE 872 (0)   |  

Hari Tanah Sedunia, Kementan Minta Semua Pihak Cegah Erosi

Jumat, 6 Desember 2019 | 14:53 WIB
Oleh : Vento Saudale / JAS

Bogor, Beritasatu.com - Kementerian Pertanian (Kemtan) mengajak semua pihak agar melakukan konservasi lahan untuk mencegah terjadinya erosi tanah dan kerusakan alam. Pencegahan kerusakan bisa dilakukan dengan cara mengoptimalkan drainase dan melakukan rotasi tanam yang mampu mengoptimalkan peresapan air.

Hal itu dikatakan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo saat menghadiri Hari Tanah Sedunia di Balai Besar Sumber Daya Lahan Pertanian (BBSDLP), Cimanggu, Bogor, Jawa Barat, Kamis (5/12/2019). Ia menilai, bersikap abai dan sewenang-wenangan terhadap tanah dan lahan akan menimbulkan banyak kerugian bagi bangsa dan negara.

"Di pikiran saya, tanah ini sangat luar biasa karena memberikan sumber kehidupan. Kalau begitu kita harus perlakukan tanah ini sebaik mungkin," papar Syahrul.

Menurut Syahrul, lahan seperti tanah gambut harus diperlakukan dengan baik, serta memiliki tujuan pasti untuk kemaslahatan semua orang. Apalagi, Indonesia adalah negara tropis yang memiliki kekayaan alam yang lebih subur ketimbang negara-negara lain di dunia.

"Mari kita hadirkan kehidupan yang berkasih sayang kepada dunia, kepada alam dan kepada semua makhluk hidup. Saya mohon, kita semua berdiri tegak untuk bangsa ini," katanya.

Dirinya berharap, Kementerian Pertanian melalui Badan Litbang terus mengembangkan sistem teknologi canggih yang bisa mengukur perlakuan tanah di Indonesia. Dia ingin, kehadiran teknologi mampu menunjang semua perkembangan teknologi digitalisasi 4.0 untuk pertanian.

"Hari ini kita sudah mulai mendapatkan titik yang jelas terkait pengelolaan lahan dengan teknologi yang dimiliki. Oleh karena itu kita harus memanfaatkan hasil analisis ini dan menjadi pedoman dalam bercocok tanam. Toh dengan artificial intelligence yang kita miliki, kita bisa melihat kapan gambut terbakar, kapan tanah kita dimanfaatkan dan berapa banyak kebutuhan lahan kita," katanya.

Kepala Badan Litbang Pertanian, Fadjri Jufri menyampaikan bahwa teknologi yang digunakan saat ini sudah memasuki babak baru. Saat ini, hampir semua elemen pertanian sudah menggunakan sistem analisis teknologi.

"Untuk tanah misalnya, kami sudah menggunakan teknologi Smart Soil Sensing Kit yang bisa mengukur berapa unsur hara di dalam tanah dan berapa urea yang dibutuhkan. Ini adalah kekuatan besar yang akan kita sebarkan di tingkat desa dan kecamatan," katanya.

Melalui teknologi ini, kata Jufri, pemerintah juga bisa mengetahui berapa pupuk yang dibutuhkan untuk satu hektare area sawah. Sehingga, pola ini mampu menutup ruang penyalahgunaan pupuk yang selama ini dikhawatirkan banyak pihak.

"Kita tahu berapa pupuk yang dibutuhkan dan berapa alokasi pupuk yang harus disebat. Kita ingin maksimalkan apa yang ada dan meminimalisasi penyalahgunaan pupuk," ucap dia.

Sebagai catatan, peringatan Hari Tanah Sedunia tersebut meliputi kegiatan edukasi mengolah tanah yang baik. Edukasi ini diberikan langsung kepada pelajar SD, TK, sampai perguruan tinggi. Selain itu, pemerintah juga meluncurkan peta gambut Indonesia yang mencapai 13,4 juta hektare.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

DPD RI Temui DPRD Sulteng Bahas Perda Penanggulangan Bencana

“Perda tersebut kami sudah bicarakan serius. Itulah kenapa Sulteng menjadi salah satu daerah prioritas kunjungan kerja kami kali ini," kata Ahmad Kannedi.

NASIONAL | 6 Desember 2019

KPK Siap Bantu Bea Cukai Usut Skandal Penyelundupan Harley di Garuda

Saut tak ingin berspekulasi dugaan adanya unsur gratifikasi terkait penyelundupan barang mewah tersebut.

NASIONAL | 6 Desember 2019

Pengamat Apresiasi Kapolri Promosikan Listyo Sigit dan Martuani Sormin

Agus mengatakan, Irjen Pol Listyo Sigit dinilai patut menjabat Kabareskrim karena track recordnya sudah jelas.

NASIONAL | 6 Desember 2019

Dalam Setahun, Harta Eks Dirut Garuda Melonjak Rp 8,2 M

Dalam LHKPN yang terakhir kali dilaporkan ke KPK, Ari Ashkara mengklaim memiliki harta Rp 37,5 miliar, naik Rp 8,2 miliar dibandingkan LHKPN sebelumnya.

NASIONAL | 6 Desember 2019

Irjen Listyo Sigit Prabowo Jadi Kabareskrim

Irjen Pol Listyo Sigit Prabowo diangkat sebagai Kabareskrim menggantikan Idham Aziz yang sudah menjabat sebagai Kapolri.

NASIONAL | 6 Desember 2019

Gunung Merapi Alami 3 Kali Gempa Guguran

Selain gempa guguran, pada periode pengamatan itu juga tercatat empat kali gempa tektonik, dan satu kali gempa low frequency.

NASIONAL | 6 Desember 2019

Dukung Start-Up Berkembang, UI Resmikan Co-Working Space

Universitas Indonesia (UI) menghadirkan ruang kerja komunal (co-working space) guna mengakomodasi pertumbuhan start-up (perusahaan rintisan).

NASIONAL | 6 Desember 2019

Pegiat Antikorupsi Didorong Masuk Dewas KPK

Para aktivis antikorupsi dan mantan Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didorong masuk menjadi Dewan Pengawas (Dewas) KPK

NASIONAL | 5 Desember 2019

Tingkatkan Kualitas Guru, Perennial Institute Hadir di Manggarai

Perennial Institute siap mengajar guru-guru di Manggarai menulis.

NASIONAL | 6 Desember 2019

Santap Siang dengan Sultan, Putri Mary Bertanya soal Bangunan Kraton Yogyakarta

Putri Mary disuguhi menu masakan tradisional seperti nasi kuning, rawon, dan minuman es kelapa.

NASIONAL | 5 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS