Napiter di Gunung Sindur Direedukasi

Napiter di Gunung Sindur Direedukasi
Hendri Paruhuman Lubis ( Foto: istimewa )
Bernadus Wijayaka / BW Selasa, 3 Desember 2019 | 12:56 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Salah satu program deradikalisasi yang dilakukan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme ((BNPT) terhadap para narapidana kasus terorisme (napiter), adalah reedukasi.

Reedukasi merupakan pembinaan atau penguatan kepada seorang napiter atau warga binaan pemasyarakatan (WBP) agar dapat meninggalkan paham radikal dan terorisme.

Oleh karena itu, dalam reedukasi itu dilakukan transformasi pemikiran, pemahaman, dan sikap. BNPT akan memberikan pencerahan kepada WBP tentang ajaran agama dan kebangsaan yang mengusung nilai-nilai kedamaian, toleransi, dan sikap terbuka terhadap sejumlah perbedaan dalam kehidupan beragama, bermasyarakat, dan berbangsa.

Program reedukasi yang dilakukan Subdit Bina Dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Direktorat Deradikaliasi BNPT terhadap dua WBP kasus terorisme, yakni RP dan SW ditinjau langsung oleh Deputi I bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT, Mayjen TNI Hendri Paruhuman Lubis, di Lapas Kelas III Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.

“Kegiatan reedukasi ini adalah kegiatan yang rutin, yang kita laksanakan khususnya dilakukan oleh Subdit Bina Dalam Lapas dalam rangka meningkatkan program deradikalisasi di dalam lapas. Dan saya kebetulan hari ini berkunjung ke Lapas Gunung Sindur untuk melihat secara langsung program deradikalisasi untuk mengetahui perkembangan WBP itu,” ujar Hendri.

Dalam keterangan yang terima redaksi, Selasa (3/12/2019), mantan Komandan Satuan Induk Badan Intelijen Strategis (Dansat Induk Bais) TNI ini mengatakan, reedukasi bertujuan untuk memperkuat wawasan dan landasan moral dalam pemahaman dan sikap dari WBP kasus terorisme.

“Mereka para WBP ini diberikan wawasan dan pendidikan kebangsaan dan cinta Tanah Air terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata alumni Akmil 1986 ini.

Pria yang dalam karier militernya dibesarkan Kopassus ini mengatakan, WBP yang mengikuti kegiatan reedukasi harus sudah memiliki pemikiran terbuka dan mau belajar untuk memahami hal pemahaman yang lebih damai. Tim deradikalisasi di dalam lapas bersama wali WBP ini melakukan pendekatan yang lebih personal agar timbul rasa percaya yang kuat.

Kasubdit Bina Dalam Lapas BNPT, Kolonel Cpl Sigit Karyadi mengatakan, dalam melaksanakan program reedukasi, pihaknya juga mendatangkan para pakar atau profesional yang mumpuni untuk melakukan pendekatan kepada para WBP agar dapat memberikan pendidikan dan wawasan.

Kepala Lapas Kelas III Gunung Sindur, Sopiana berharap agar dalam memberikan edukasi yang dilakukan BNPT tidak hanya dilakukan terhadap WBP saja, tetapi juga kepada para petugas lapas dan rutan.



Sumber: Suara Pembaruan