Polda Sumut Kembali Musnahkan Bom Milik Terduga Teroris

Polda Sumut Kembali Musnahkan Bom Milik Terduga Teroris
Petugas Jibom Polda Sumut memusnahkan bom rakitan milik terduga teroris Habibullah di Hamparan Perak. (Foto: Suara Pembaruan/Arnold Sianturi)
Arnold H Sianturi / CAH Kamis, 21 November 2019 | 17:21 WIB

Medan, Beritasatu.com - Petugas penjinak bom (Jibom) Gegana Brimob Polda Sumut kembali memusnahkan bom di Desa Klumpang Kebun, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (21/11/2019).

Sebelumnya, dua bom aktif juga dimusnahkan petugas di kawasan tersebut. Jika sebelumnya pemusnahan bom dengan cara diledakkan, maka pemusnahan kali ini dengan cara discrafter (diceraiberaikan) dan ditanam di lokasi pemusnahan.

"Bom dalam kaleng dan bahan peledak ditemukan di tambak milik Habibullah, salah seorang terduga teroris di Canang Kering, Belawan," ujar Kasubden Jibom Gegana Brimob Polda Sumut, AKP Daud Pelawi di lokasi pemusnahan.

Daud mengatakan, bom itu disembunyikan Habibullah di lokasi tambak dengan cara ditanam dengan kedalaman memcapai 30 - 40 sentimeter. Bom itu ditemukan petugas ketika melakukan penyisiran di lokasi tambak. Sebelumnya, petugas sudah menggeledah rumah Habibullah.

Baca Juga71 Terduga Teroris Ditangkap Densus Setelah Bom Bunuh Diri di Medan

"Material bom itu meliputi bahan peledak yang dimasukkan di dalam kaleng, ada kabel switch, potongan besi, baut maupun lainnya. Tugas kami hanya penanganan, penjinakan dan memusnahkan saja. Daya ledak low (rendah) namun jumlahnya beresiko," ungkapnya.

Sebelumnya, dua bom rakitan dan bahan peledak yang disita polisi dari penangkapan terduga terorisme di Medan, akhirnya dimusnahkan di areal perkebunan tebu milik PTPN II di Desa Klumpang Kebun, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), Senin (18/11/2019).

Pemusnahan bom itu oleh pasukan penjinak bahan peledak (Jihandak) dan Gegana Polda Sumut. Dua bom yang aktif hasil rakitan terduga teroris itu dilakukan dengan cara diledakkan. Sementara itu, sejumlah bahan peledak dan cairan kimia yang turut diamankan tersebut, dibakar petugas.

Baca Juga: Ini 20 Identitas Tersangka yang Terlibat Bom Bunuh Diri

"Dua bom aktif yang kita musnahkan ini merupakan hasil sitaan saat penyergapan tiga terduga teroris di Desa Kota Datar, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu akhir pekan lalu," ujar Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto.

Mantan Wakapolda Sumut ini mengatakan, dua bom yang ditemukan itu ada dua jenis, yakni bom pipa dan satu lainnya dirakit dengan kaleng cat. Bom itu disita polisi dari dalam rumah terduga teroris berinisial Y setelah dilakukan penangkapan oleh Polda Sumut bekerjasama dengan Densus 88.

Terduga teroris berinisial Y sesuai penelusuran adalah bernama Yanto alias Yahya. Orang bersangkutan diketahui mahir dalam merakit bom, termasuk ahli dalam mencampurkan bahan serbuk pupuk, potasium, belerang maupun lainnya. Yahya juga mengajari Rabbial Muslim Nasution menarik pemicu sebelum melakukan bom bunuh diri.

"Mereka berlatih di sebuah tempat di Tanah Karo. Saat latihan itu, mereka turut menunggangi kuda sambil memanah. Lokaso latihan itu juga tempat merakit bom selain di Belawan. Penanganan kasus ini masih terus dikembangkan. Seluruh terduga terorisme (23 tersangka) sudah kita bawa untuk ditahan di Markas Polda Sumut," sebutnya. 



Sumber: Suara Pembaruan