Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pakar Nilai Larangan Botol Plastik Sebagai Kebijakan Keliru

Selasa, 19 November 2019 | 20:19 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Pakar Polimer Institut Teknologi Bandung, DR Ahmad Zainal Abidin, mengatakan bahwa melarang penggunaan minuman botol plastik itu merupakan kebijakan yang keliru. Alasannya hal itu justru bisa menghilangkan potensi ekonomi yang sangat besar, membunuh industri botol, membunuh industri daur ulang, menghilangkan lapangan kerja jutaan

orang, dan tidak membuat lingkungan semakin baik.

Hal ini dikatakan oleh Ahmad Zainal dalam diskusi publik Potensi Ekonomi dari Pengelolaan Sampah Plastik, yang dilaksanakan Komunitas Plastik Untuk Kebaikan (KPUK) di Jakarta hari ini, Selasa (19/11/2019).

“Manfaat ekonomi dari Botol PET mampu didaur ulang hingga 50 kali sehingga menghemat bahan baku produksi. Botol PET itu bisa diproses 100 persen menjadi produk berharga, sehingga tidak perlu ada pembatasan ataupun larangan penggunaannya,” kata Zainal, Selasa (19/11/2019).

Persoalan mengurai plastik itu tidak masalah, dengan bantuan teknologi, hanya butuh waktu kurang lebih satu detik untuk membuat plastik bisa terurai dan dimanfaatkan kembali. Jadi tidak ada masalah dengan Plastik, jelas Pakar Polimer dari ITB ini.

Pernyataan Ahmad Zainal Abidin ini juga didukung oleh Pris Poly Lengkong, Ketua Ikatan Pemulung Indonesia (IPI). “Saya heran mengapa pemerintah melarang botol plastik PET. Nilai jual dan nilai ekonomi dari plastik PET ini sangat tinggi, kenapa bukannya pemerintah justru meningkatkan potensi ekonomi dari plastik pet ini?,” ungkap Pris.

"Jangan bayangkan sampah plastik itu sekadar sampah. Pikirkan dampak Ekonomi dari pengelolaan sampah plastik ini. Anggota saya berjumlah 3,7 juta dari 25 provinsi. Bayangkan betapa banyak orang sudah tertolong kesejahteraan nya dari sampah botol plastik ini," tambah Pris.

Pemerintah Indonesia bertekad untuk mengurangi sampah plastik ke laut sebesar 70 persen pada 2025, maka pengelolaan sampah termasuk daur ulang sampah plastik menjadi solusi penting dalam mengurangi sampah plastik.

Salah satu pendekatan yang harus dikembangkan adalah pengelolaan berkelanjutan melalui pendekatan Circular Economy (ekonomi melingkar). Pengelolaan berkelanjutan ini membuat siklus pakai plastik tidak lagi berakhir di tempat pembuangan sampah dan dapat kembali dimanfaatkan baik dalam bentuk bahan daur ulang, lisrik, bahan bakar dan naphtha.

Pada intinya adalah bagaimana mengubah cara pandang terhadap plastik kemasan bekas pakai, tidak sebagai sampah, tapi sebagai sebuah barang yang berpotensi untuk dikembangkan.

Sayangnya, sejumlah pihak justru gencar mengkampanyekan gerakan mengurangi sampah plastik.

Tak hanya lembaga swadaya masyarakat, bahkan institusi pemerintah pun memberlakukan larangan penggunaan botol plastik sekali pakai di beberapa lingkungan kementerian. Penerapan pelarangan tersebut diatur baik dalam bentuk surat edaran maupun imbauan. Misalnya pelarangan penggunaan botol plastik sekali pakai dalam setiap rapat di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Keuangan dan Kementerian Perekonomian. Jajaran pegawai kementerian tersebut juga dihimbau membawa botol minum isi ulang.

“Ini merupakan pendekatan yang keliru,” kata Ahmad Zainal.

Salah satu jenis plastik yang aman dan dapat didaur ulang kembali adalah PET (Polyethylene Terephthalate) atau PET, jenis plastik yang sering digunakan sebagai wadah makanan. Jenis plastik atau PET dapat ditemukan pada hampir semua botol air mineral dan beberapa pembungkus. AMKP (Air Minum Kemasan PET) adalah minuman yang paling praktis dan terjaga kehigienisanya.Plastik ini dirancang untuk satu kali penggunaan saja. Jadi, jika digunakan berulang dapat meningkatkan resiko ikut terkonsumsinya bahan plastik dan bakteri yang berkembang pada bahan itu. Sehingga plastik jenis plastik PET disarankan hanya untuk satu kali penggunaan, dan kemudian dapat dapat didaur ulang.

Christine Halim dari Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia (ADUPI) berharap pemerintah terus mendorong dan memberikan kemudahan kepada industri daur ulang di Indonesia melalui kebijakan kebijakan yang kondusif bagi industri daur ulang.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

KPK Peringatkan Dirut Jasa Marga Penuhi Panggilan Pemeriksaan

KPK memperingatkan Dirut Jasa Marga Desi Arryani untuk memenuhi panggilan penyidikan pada Rabu (20/11/2019) besok.

NASIONAL | 19 November 2019

Perguruan Tinggi Diminta Fokus Lakukan Riset

Menristek meminta perguruan tinggi secara masif melakukan riset.

NASIONAL | 19 November 2019

Ledakan Keras di Kejari Parepare, Diduga Detonator

Ledakan itu diduga berasal dari barang bukti detonator yang ditanam di belakang Kejari.

NASIONAL | 19 November 2019

Umur Kurang dari 50 Tahun, Nurul Ghufron Yakin Tak Langgar UU KPK

"Setiap UU kan tidak boleh berlaku surut. Intinya begitu," kata Ghufron.

NASIONAL | 19 November 2019

Jelang Natal dan Tahun Baru, 71 Terduga Teroris Diringkus Hidup-Mati

Ini adalah upaya preventif pasca kejadian bom bunuh diri di Polrestabes Medan.

NASIONAL | 19 November 2019

Lamhot Sinaga: Jika Ahok dan Sandiaga Uno Tangani BUMN Harus Didukung

Walaupun keputusan belum diambil, sambung Lamhot, jika benar Ahok dan Sandiaga Uno dipercaya untuk mengurus BUMN patut didukung.

NASIONAL | 19 November 2019

Kejagung Upayakan Aset First Travel Dikembalikan ke Korban

Kejagung akan melakukan pengajuan PK ke Mahkamah Agung terkait perkara penipuan First Travel.

NASIONAL | 19 November 2019

Menteri Desa Bantah Menteri Keuangan Soal Desa Fiktif

Abdul Halim menegaskan, semua dana desa yang disalurkan Kementerian Keuangan sudah digunakan.

NASIONAL | 19 November 2019

PPATK Sebut Terdapat Rekening Anggota JAD yang Masih Aktif

PPATK menyatakan bahwa masih terdapat rekening anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Indonesia yang aktif kembali.

NASIONAL | 19 November 2019

Tersangka Terduga Teroris Sudah 30 Orang

"Mereka semua satu komunitas dalam pengajian bersama pelaku bom bunuh diri tersebut. Perannya masih didalami," kata Tatan

NASIONAL | 19 November 2019


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS