Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pancasila Harus Dimasukkan Lagi Jadi Pelajaran Wajib

Selasa, 19 November 2019 | 06:49 WIB
Oleh : HS

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah menegaskan Pancasila harus dimasukkan kembali sebagai mata pelajaran wajib di sekolah dengan revisi Undang-Undang Nomor 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

"Ini bukan hanya kemauan BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila), tetapi sudah menjadi kemauan politik di DPR dan MPR," katanya, di Jakarta, Senin (19/11/2019) malam.

Hal tersebut disampaikannya saat Pembekalan Materi Pendidikan dan Pelatihan Pembinaan Ideologi Pancasila Bagi Penceramah, Pengajar, dan Pemerhati yang digelar di BPIP, di Hotel Borobudur, Jakarta.

Politikus PDI Perjuangan itu menegaskan bahwa Pancasila tidak bisa disubordinasikam dengan mata pelajaran apapun, termasuk Pendidikan Kewarganegaraan.

Jadi, kata Basarah, nomenklaturnya harus secara tegas sebagai Pendidikan Pancasila yang secara substansi memuat kearifan lokal para pendiri bangsa saat mendirikan republik ini.

"Pancasila sebagai titik temu, sebagai kalimat yang pertemukan semua agama, semua suku, golongan. Mereka semua ketemu dalam bingkai Pancasila, bingkai NKRI yang ber-Bhineka Tunggal Ika," katanya.

Oleh karena itu, kata dia, materi pelajaran Pancasila juga harus memuat sejarah yang sebenarnya ketika pendiri bangsa menyepakati Pancasila, menunjukkan kearifan mereka.

"Menunjukkan bahwa betapa alim ulama pendiri bangsa kita, bukan hanya mencintai islam sebagai agamanya, tetapi juga mencintai bangsa Indonesia. Begitu juga, kaum nasionalis lainnya yang mencintai agamanya dan negaranya dengan hormati pemeluk agama lain," katanya.

Basarah mengingatkan kearifan para pendiri bangsa perlu dinarasikan dalam dokumen-dokumen akademis yang diajarkan mulai pendidikan anak usia dini (PAUD) sampai perguruan tinggi.

"Tentu dengan model masing-masing juga, PAUD, SD (sekolah dasar), SMP (sekolah menengah pertama), SMA (sekolah menengat atas), sampai PT (perguruan tinggi). Dengan variasi dan model yang beda-beda. Sesuai tingkatan studi sekolahnya," katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Rekaman Videonya Dipotong, Sukmawati Minta Polri Tangkap Otak Penyebar

Divisi Humas Polri diminta segera mengklarifikasi rekaman utuh dari pembicaraan atau pandangan Sukmawati dalam acara seminar kebangsaan tersebut.

NASIONAL | 19 November 2019

BMKG Ingatkan Hujan dan Angin Kencang di Jawa, Sumatera, dan Kalimantan

Waspada potensi terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

NASIONAL | 19 November 2019

Uji Coba Pelabuhan Maloy Kutim Timur Dijadwalkan Maret 2020

KEK Maloy menjadi sarana pertumbuhan perekonomian di Kutai Timur.

NASIONAL | 19 November 2019

BMKG Ingatkan Hujan dengan Petir di Jaksel dan Jakbar

BMKG juga memperingatkan masyarakat potensi terjadinya hujan lebat.

NASIONAL | 19 November 2019

Gempa Bumi 5,3 SR Guncang Manokwari

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal.

NASIONAL | 19 November 2019

Kapolda Sumut Tegaskan Polisi Lacak Aliran Dana Terduga Teroris

Jumlah terduga teroris yang susah diamankan sebanyak 26 orang.

NASIONAL | 18 November 2019

Sukmawati Kembali Dilaporkan soal Dugaan Penistaan Agama

Irvan Noviandana melaporkan Sukmawati lantaran telah membandingkan Nabi Muhammad dengan Presiden Soekarno.

NASIONAL | 18 November 2019

Jenazah Pelaku Bom Bunuh Diri Dikebumikan

Zuraiyah mengatakan, Rabbial Muslim berubah setelah meninggalkan lingkungan tempat tinggal orangtuanya di Jalan Jangka, Kelurahan Petisah Barat Medan.

NASIONAL | 18 November 2019

Pabrik Tahu Tak Dibenarkan Bakar Sampah Plastik Secara Terbuka

UU 18/2018 sudah jelas melarang pembakaran sampah plastik secara terbuka. Jadi, itu tidak dibenarkan.

NASIONAL | 18 November 2019

Menteri PPN Sebut Ibu Kota Baru Akan Menjadi Ikonik Dunia

Menurut Suharso, konsep pembangunan ibu kota baru akan menonjolkan kekayaan alam Indonesia.

NASIONAL | 18 November 2019


TAG POPULER

# PPKM Level 4 Diperpanjang


# Akidi Tio


# Greysia Polii


# Olimpiade Tokyo


# Anthony Ginting



TERKINI

Semen Grobogan Resmi Jadi Pelanggan Listrik Tegangan Tinggi PLN

NASIONAL | 56 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS