Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Secara Aklamasi

Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Secara Aklamasi
Kongres Ikatan Alumni (IKA) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) 2019 memilih Sutopo Kristanto, menjadi ketua umum untuk periode 2019-2023 menggantikan Dwi Sutjipto (Kepala SKK Migas). ( Foto: Dok )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Minggu, 17 November 2019 | 07:48 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kongres Ikatan Alumni (IKA) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) 2019 memilih Sutopo Kristanto menjadi ketua umum untuk periode 2019-2023 menggantikan Dwi Sutjipto (Kepala SKK Migas). Sutopo dipilih secara aklamasi melalui musyawarah mufakat. Peristiwa ini adalah yang pertama bagi IKA ITS. Sebelumnya, pemilihan ketua umum hampir selalu dilakukan melalui pemungutan suara (voting).

"Atas amanah tersebut, saya akan mewakafkan hidup saya untuk turut membesarkan ITS dan IKA ITS, agar dapat berkontribusi lebih besar bagi bangsa dan negara," ujar Sutopo Kristanto, setelah pemilihan di arena Kongres IKA ITS di Jakarta, pada Sabtu (16/11/2019) malam.

Dalam keterangan yang diterima Minggu (17/11/2019), musyawarah mufakat dilakukan di antara lima calon ketua umum. Selain Sutopo, calon ketua umum lainnya adalah Ridwan Hisyam (Anggota Fraksi Golkar DPR), Gatot Kustiadji (CEO Thang Long Cement, Vietnam), Novirwan Said (pengusaha), dan Rifqi Isnanda (pengusaha). Hasil musyawarah di antara kelima calon, disepakati secara aklamasi oleh seluruh peserta Kongres IKA ITS.

Sosok kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 itu, menggantikan ketua umum sebelumnya, Dwi Sutjipto (Kepala SKK Migas). Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

Dalam pidatonya, seusia terpilih, Sutopo menyatakan bahwa keguyuban dan kolaborasi antaralumni akan sangat menentukan jalannya organisasi, agar dapat memberikan kemanfaatan yang besar bagi anggotanya. "Tanpa dukungan dan kolaborasi seluruh alumni, saya tak akan bisa banyak berbuat," ujar peraih Penghargaan Angka Nitisastro.

Sutopo atau akrab dipanggil Cak Topo, selama ini turut aktif dalam pengadaan beasiswa melalui IKA ITS. Cak Topo juga aktif mendorong alumni ITS untuk berkiprah dan berprestasi dalam kancah nasional, regional, dan internasional.

Cak Topo punya peran pula dalam mendorong tersusunnya peta jalan (road map) Departemen Teknik Sipil agar masuk dalam peringkat 100 besar dunia.

Bendahara Umum Persatuan Insinyur Indonesia (2014-2018) ini juga punya kontribusi dalam pembangunan air mancur di Bundaran ITS, serta fasilitas lain di lingkungam ITS, termasuk pembenahan taman dan pengadaan sepeda.



Sumber: BeritaSatu.com