Sopir Bus Sinar Jaya Jadi Tersangka Kecelakaan Maut di Cipali

Sopir Bus Sinar Jaya Jadi Tersangka Kecelakaan Maut di Cipali
Polisi mengamankan bus Arimbi yang hancur pascakecelakaan di Jalan Tol Cipali kilometer 117 di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Kamis dini hari, 14 November 2019. ( Foto: ANTARA FOTO/Dokumentasi Polres Subang )
Adi Marsiela / CAH Jumat, 15 November 2019 | 10:04 WIB

Bandung, Beritasatu.com - Polisi menetapkan sopir Bus Sinar Jaya nopol B 7949 IS, Sanudin (46) sebagai tersangka terkait kecelakaan maut di ruas tol Cipali KM 117.800 jalur B dari arah Palimanan menuju Jakarta, Kamis (14/11/2019) 2019 dini hari.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Barat, Komisaris Besar Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, penyelidikan terkait kecelakaan yang mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia ditingkatkan ke penyidikan. Sebelumnya, polisi melakukan gelar perkara dan mendapatkan dua alat bukti sebagai persyaratan penetapan tersangka.

Baca JugaKecelakaan di Tol Cipali Tewaskan Tujuh Orang

“Ada faktor kelalaian saat mengemudikan bus sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan orang meninggal dunia dan luka-luka,” kata Trunoyudo, Jumat (15/11/2019).

Penetapan tersangka terhadap Sanudin ini terkait dugaan pelanggaran pasal 310 ayat 4, ayat 3, dan ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Baca JugaIni Identitas 7 Korban Kecelakaan Bus di Tol Cipali

Kecelakaan terjadi saat bus dari PO Sinar Jaya yang dikemudikan Sanudin melaju dari Cikopo ke Palimanan oleng hingga melewati parit pemisah jalur dan masuk ke jalur berlawanan. “Menabrak bus PO Arimbi Jaya Agung yang dikemudikan Rohman dari arah berlawanan,” kata Trunoyudo.

Akibat kecelakaan itu, Sanudin yang mengemudi bus dengan nomor polisi B 7949 IS mengalami luka berat. Tujuh penumpang bus Arimbi yang dibawanya meninggal dunia, tiga penumpang Arimbi mengalami luka berat, serta lima penumpang Arimbi lainnya mengalami luka ringan.



Sumber: Suara Pembaruan