Helikopter Buatan Tukang Bubut Sukabumi Jadi Obyek Edukasi

Helikopter Buatan Tukang Bubut Sukabumi Jadi Obyek Edukasi
Ilustrasi helikopter Super Puma milik TNI AU. ( Foto: Antara )
/ HS Jumat, 15 November 2019 | 00:14 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Lembaga Penerbangan dan Antarika Nasional (Lapan) mengatakan helikopter buatan pemuda asal Sukabumi bisa menjadi obyek studi bagi masyarakat sekitar dan daerah lain.

"Kami berharap bahwa setidaknya helikopter yang sudah dibuat itu bisa menjadi obyek edukasi kalaupun nanti tidak terbang," kata Kepala Lapan Thomas Djamaluddin di Kantor Lapan Pusat, Jakarta, Kamis (14/11/2019).

Diberitakan, Jujun Junaedi, pemuda yang juga tukang bubut asal Desa Darmareja, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, mencoba merakit helikopter. Helikopter ini menggunakan mesin genset dua silinder 700 cc.

Terkait dengan produksi teknologi penerbangan oleh masyarakat, Thomas mengatakan Lapan mendukung semangat berinovasi warga. Namun, untuk dapat terbang, pesawat atau wahana terbang memerlukan sertifikasi dari segi keselamatan sesuai peraturan yang berlaku.

Baca : Lapan Akan Tinjau Helikopter Gardes JN 77 GM Buatan Tukang Bubut Sukabumi

"Kalau misalkan, itu tidak terbang, itu diharapkan bisa menjadi media edukasi, putaran baling-balingnya dibuat tidak terlalu cepat sehingga nanti di situ bisa menjelaskan ke publik yang hadir itu bagaimana prinsip kerja dari helikopter tersebut dan mungkin Lapan juga bisa membantu menyediakan material untuk edukasi terkait teknologi penerbangan," ujar Thomas.

Thomas mengatakan akan segera mengirimkan perwakilan dari Lapan untuk meninjau helikopter tersebut. "Nanti kami akan menentukan dalam waktu dekat," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Riset dan Teknologi (Menristek)/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang PS Brodjonegoro telah meminta Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) untuk meninjau helikopter buatan pemuda Sukabumi.

"Saya sudah perintahkan kepada Lapan melalui Pusat Teknologi Penerbangan untuk datang ke Sukabumi untuk meninjau langsung helikopter yang diciptakan tersebut bagaimana proses, standar dan kualitasnya," kata Bambang dalam pertemuan dengan media di Gedung BPPT, Jakarta, Rabu

Menristek Bambang menuturkan pemerintah Indonesia sangat mendukung lahirnya berbagai inovasi dan teknologi yang dapat bermanfaat bagi bangsa.

Dia mengatakan peninjauan langsung tersebut bertujuan untuk memastikan bentuk, kualitas dan proses pembuatan dari helikopter tersebut.



Sumber: ANTARA