Hujan Badai, Sejumlah Fasilitas Pemprov Banten Rusak Parah

Hujan Badai, Sejumlah Fasilitas Pemprov Banten Rusak Parah
Hujan yang disertai angin kencang di Kota Serang, Rabu (13/11/2019) menyebabkan sejumlah fasilitas milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), mengalami rusak parah. Tampak pada gambar pohon tumbang yang menimpa kendaraan milik pegawai. ( Foto: Istimewa )
Laurens Dami / WBP Rabu, 13 November 2019 | 22:07 WIB

Serang, Beritasatu.com- Hujan deras disertai angin kencang yang menerjang wilayah Kota Serang dan sekitarnya, Rabu (13/11/2019) menyebabkan sejumlah fasilitas milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten rusak. Fasilitas itu terdapat di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kecamatan Curug, Kota Serang. Kerusakan meliputi ambruknya plafon bangunan, kanopi area parkir hingga tower pemancar.

Plafon bangunan yang rusak terjadi di salah satu ruang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten. Sementara ambruknya kanopi terjadi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. Selain itu, atap plafon lantai 3 Gedung Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten juga rusak.

Kanopi di area parkir gedung DPRD Banten juga ambruk menimpa beberapa kendaraan. Sedangkan tower milik Diskominfo ambruk diterjang angin. Di bagian lain, pohon ambruk menimpa kendaraan pegawai. Etalase kaca penyekat gedung Dinas Kesehatan Banten juga ambruk diterjang angin kencang. Material kaca penyekat beberapa pecah karena membentur lantai.

“Hujan disertai angin kencang ini menyebabkan sejumlah fasilitas di beberapa OPD (organisasi perangkat daerah) Pemprov Banten mengalami rusak parah. Kebetulan tadi saya berjalan keliling setelah hujan reda,” ujar Kepala Diskominfo Banten Komari, Rabu (13/11/2019).

Selain merusak fasilitas di beberapa gedung OPD di KP3B, Curug, Kota Serang, hujan disertai angin kencang juga merusak bagian bangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten. Kaca yang terdapat di bagian atas gedung rumah sakit daerah tersebut mengalami kerusakan.

Kepala Diskominfo Provinsi Banten, Komari menjelaskan, hujan deras di sekitar KP3B terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Pada awalnya, tanda-tanda hujan deras sudah terlihat sejak 12.30 WIB berupa cuaca mendung dan gemuruh angin disertai kilat. Selanjutnya, sekitar pukul 13.00 WIB terjadi hujan lebat diserati angin kencang. “Akibatnya, pohon-pohon,beberapa mobil, kaca gedung, tiang listrik, baliho, dan tiang antene tumbang,” kata Komari.

Komari mengatakan hampir di setiap gedung OPD terdapat pohon tumbang yang menimpa pagar, areal parkir atau gedung. Di gedung Dinas Perhubungan dan Dinas Kominfo terdapat antene tumbang.

Selain di areal KP3B, Gedung Komisi Informasi Provinsi Banten di daerah Cipocok Jaya mengalami nasib serupa.

Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satpol PP, dan kepolisian dibantu masyarakat menyingkirkan pohon tumbang dari badan jalan untuk mengurai kemacetan jalan serta membantu warga yang rumahnya terdampak hujan dan angin kencang.

Secara terpisah, Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Banten mengerahkan personel dengan menggunakan alat pemotong untuk membantu mengatasi masalah pohon tumbang.

Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir melalui Kabid Humas Kombes Pol Edy Sumardi mengatakan, pengerahan personel ini dilakukan sebagai upaya pelayanan terhadap masyarakat. "Personel kami di lapangan bergotong-royong bersama masyarakat menyingkirkan beberapa pohon tumbang yang menghalangi jalan dan merusak atap rumah warga. Tak hanya itu, personel Direktorat Lalu Lintas dan Dinas Perhubungan telah bekerja ekstra dalam upaya melancarkan arus lalu lintas,” ujarnya.

Kabid Humas Polda Banten mengimbau kepada warga agar berhati-hati dalam melakukan aktivitas di luar rumah. Diperkirakan, cuaca ekstrim akan berlangsung selama beberapa hari ke depan. '"Dengan adanya imbauan waspada dari BMKG terhadap cuaca buruk di masa peralihan musim kemarau ke musim hujan, diharapkan selalu waspada terhadap seluruh kemungkinan yang terjadi," ujar Edy Sumardi.



Sumber: Suara Pembaruan