Kejagung Pilih Zumba sebagai Sosialisasi Rekrutmen CPNS

Kejagung Pilih Zumba sebagai Sosialisasi Rekrutmen CPNS
Kejaksaan Agung (Kejagung) membungkus sosialisasi rekutmen CPNS melalui olah raga Zumba, di kawasan car free day (CFD) Sudirman - Thamrin, Jakarta. ( Foto: Beritasatu Photo / Dok. Kejagung )
Feriawan Hidayat / FER Rabu, 13 November 2019 | 10:06 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ribuan warga Jakarta memanfaatkan car free day (CFD) di kawasan Sudirman - Thamrin sebagai tempat untuk berolah raga. Terlebih, ada berbagai jenis olah raga yang bisa dipilih untuk membantu menjaga kebugaran. Salah satunya, zumba. Olah raga yang terbilang aktif ini mampu membantu menjaga kesehatan jantung dan membakar lemak dalam tubuh.

Baca Juga: Jaksa Agung Paparkan 8 Program Kerja di Komisi III

Puluhan pengunjung CFD terlihat tak canggung mengikuti gerakan dari sang instruktur zumba. Dengan iringan musik yang menghentak, puluhan orang antusias mengikuti gerakan zumba yang sesekali dengan irama cepat dan lambat itu.

Olah raga zumba ini merupakan rangkaian kegiatan dari Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam rangka melakukan sosialisasi rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019.

Baca Juga: Mulai November Jalan Layang Antasari Jadi Lokasi CFD

Dalam kegiatan sosialisasi ini, pihak Kejagung juga membagikan brosur dalam bentuk kipas. Selain itu, juga digelar panggung hiburan dengan menghadirkan musisi Rio Febrian.

"Melalui kegiatan ini, kita ingin menginformasikan kepada masyarakat bahwa Kejagung tengah melakukan rekrutmen calon pegawai tahun 2019," kata Kepala Biro Kepegawaian Kejagung, Katarina Endang Sarwestri, dalam keterangan persnya yang diterima Beritasatu.com, Rabu (13/11/2019).

Baca Juga: Jaksa Agung Pastikan Evaluasi TP4 dan TP4D

Menurut Katarina, proses rekrutmen ini tidak dipungut biaya apapun dan dilakukan melalui online. Adapun pendaftaran calon pegawai akan dilaksanakan 11-25 November 2019. Sedangkan proses seleksi akan berlangsung Februari hingga Maret 2020.

"Kejagung membutuhkan 5.203 orang. Kita berharap masyarakat antusias bergabung sebagai aparatur kejaksaan,” tambah Katarina.

Menurut Katarina, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan peluang ini dengan sebaik-baiknya. Terlebih, program rekrutmen kali ini merupakan yang terbesar.

"Jumlah formasinya sampai 5.203 orang, dan untuk lulusan SLTA itu dibutuhkan sekitar 2.000 orang. Jadi, kami mengajak masyarakat menjadi bagian dari Kejagung,” pungkas Katarania.

 



Sumber: BeritaSatu.com