Anak Bupati Diduga Tembak Kontraktor di Majalengka

Anak Bupati Diduga Tembak Kontraktor di Majalengka
Ilustrasi ( Foto: Istimewa )
Adi Marsiela / JAS Rabu, 13 November 2019 | 09:19 WIB

Bandung, Beritasatu.com - Seorang kontraktor jadi korban penembakan saat menagih utang proyek kepada IN, pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka. Penembakan itu terjadi di Ruko Hana Sakura, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Minggu, 10 November 2019.

Kepala Kepolisian Resor Majalengka, Ajun Komisaris Besar Mariyono menyatakan pihaknya tengah menyelidiki kasus penembakan tersebut. Dia tidak menampik, dugaan pelaku penembakan adalah PNS yang juga anak Bupati Majalengka, Karna Sobahi yang berinisial IN.

Polisi juga belum menetapkannya sebagai tersangka. “Masih dalam penyelidikan,” ujar Mariyono lewat pesan singkatnya, Selasa (12/11/2019).

Penembakan itu, ungkapnya, bermula saat korban penembakan, Panji Pamungkasandi menagih utang proyek pemerintah kepada IN yang menjabat sebagai Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Majalengka.

Korban mengalami luka tembak di lengan kiri dan mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Majalengka. Polisi hingga kini masih mendalami motif penembakan karena proses penagihan dan pembayaran sudah selesai.

Polisi hingga saat ini sudah memeriksa enam saksi dalam kasus penembakan tersebut. Penembakan tersebut menggunakan senjata api kaliber sembilan millimeter dengan peluru karet.

Berdasarkan pemeriksaan, IN menggunakan senjata api yang terdaftar dan memiliki izin dari Persatuan Menembak Indonesia. Izin senjata api itu masih aktif hingga 10 Januari 2020 mendatang. IN sendiri tercatat sebagai Ketua Pengurus Cabang Persatuan Menembak Indonesia Kabupaten Majalengka.



Sumber: Suara Pembaruan