Warga Cirebon Diajak Bersihkan Sungai Cipadu

Warga Cirebon Diajak Bersihkan Sungai Cipadu
Masyarakat di wilayah sekitar Sungai Cipadu, Kota Cirebon, Jawa Barat mengikuti kegiatan program padat karya tunai bersih-bersih dan penghijauan lingkungan yang dilaksanakan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Kantor Cabang Pelabuhan Cirebon bersama Pemkot Cirebon, Senin (11/11/2019) pagi. ( Foto: Suara Pembaruan / Carlos Roy Barus )
Carlos Roy Fajarta / BW Senin, 11 November 2019 | 23:24 WIB

Cirebon, Beritasatu.com - Sebanyak 300 masyarakat di wilayah sekitar Sungai Cipadu, Jalan Kesunean, Kelurahan Kesepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jawa Barat mengikuti program padat karya tunai yang dilaksanakan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II, Senin (11/11/2019).

General Manager Pelindo II Kantor Cabang Pelabuhan Cirebon, Udin Mahmudin menyebutkan, dengan pelaksanaan program bersih-bersih padat karya tunai tersebut, dapat menjaga lingkungan sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.

"Kami melihat di berbagai sungai di Kota Cirebon ini masih banyak ditemukan sampah. Sehingga, kita mengadakan program ini agar masyarakat mau aktif berpartisipasi dan berkontribusi menjaga kebersihan di wilayah lingkungan masing-masing," tuturnya.

Ia menyebutkan, kegiatan bersih-bersih sampah tersebut merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap lingkungan sekitar khususnya dalam menjaga kebersihan sungai dan laut di kawasan Cirebon.

"Dalam kegiatan ini selain menggerakkan masyarakat sekitar juga kita melibatkan komunitas pecinta lingkungan di Cirebon. Ke depannya kita akan lanjutkan dengan penghijauan," tambah Udin di lokasi Sungai Cipadu yang berjarak dua kilometer dari Pelabuhan Cirebon.

Sekretaris Daerah Cirebon, Anwar Sanusi menyebutkan pihaknya mengapresiasi kegiatan program peduli lingkungan yang dilakukan oleh Pelindo II Kantor Cabang Pelabuhan Cirebon.

"Kami menyambut baik program ini dan harapan kami agar instansi dan stakeholder terkait baik swasta maupun pemerintah di Cirebon semakin bekerja sama dalam menjaga lingkungan," ujar Anwar.

Ia menyebutkan, pihak Dinas LH Kota Cirebon tengah membersihkan bagian hulu di Benda dan juga melakukan penyaringan di daerah hilir Sungai Cipadu, Kedung Pane, Perum Kali Jaga Cikalong, dan Sukalila agar sampah yang didominasi plastik tidak berpindah ke laut lepas.

"Cirebon sebagai kota pelabuhan juga harus mengantisipasi berbagai persoalan yang umumnya terjadi di kota pesisir yakni bencana ekologi sampah plastik dan infiltrasi air laut juga sudah masuk ke darat sehingga air sudah asin," tutur Anwar.

Hadi (45) Ketua RT08/RW07, Kelurahan Kesepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon menyebutkan saat musim pasang air laut tinggi banjir rob bisa menggenangi permukiman warga.

"Harapan kita agar pemerintah dan pihak pelabuhan mau menampung aspirasi kami agar di kampung pesisir Cirebon (Kampung Cangkol dan Kampung Kesunean) ini diberdayakan menjadi kampung wisata nelayan sehingga bisa memberdayakan ekonomi warga," kata Hadi.



Sumber: Suara Pembaruan