Keterwakilan Perempuan di Legislatif Meningkat

Keterwakilan Perempuan di Legislatif Meningkat
Anggota Komisi IX DPR yang juga aktris Krisdayanti (kiri) mengikuti rapat kerja dengan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (6/11/2019). Rapat kerja Komisi IX dengan Menkes dan Dirut BPJS Kesehatan itu membahas rencana kerja tahun anggaran 2020 di tiap institusi serta pembahasan isu-isu terkini seperti kenaikan iuran BPJS Kesehatan. (Foto: ANTARA FOTO / Indrianto Eko Suwarso)
Carlos KY Paath / JAS Senin, 11 November 2019 | 12:13 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Keterwakilan perempuan duduk di lembaga legislatif mengalami peningkatan pada Pemilu 2019. Demikian salah satu poin laporan jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurut Ketua KPU Arief Budiman, sejak 2014-2019 jumlah kandidat perempuan memang mengalami peningkatan. “Jumlah calon yang terpilih juga mengalami peningkatan, untuk DPR dan DPD, di 2014 terpilih 131, di 2019 terpilih 162,” kata Arief di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (11/11/2019).

Arief menambahkan, partisipasi pemilih pada Pemilu 2019 pun meningkat jika dibandingkan pada pemilu sebelumnya. Tren penurunan partisipasi hanya terjadi pada Pemilu 1999-2009. “Pemilu 2014 kita naik tapi dengan angka sangat kecil. Pemilu 2019 naik dari 75 menjadi 82 persen,”ucap Arief.

Di sisi lain, Arief juga menyampaikan rencana rencana pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) Serentak 2020 di 270 daerah. Arief juga memberikan laporan mengenai tata kelola kelembagaan KPU. Pertemuan jajaran KPU dengan Presiden berlangsung tertutup. 



Sumber: Suara Pembaruan