Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kelompok Ini Mau Gagalkan Pelantikan Presiden Pakai Katapel Bola Peledak

Senin, 21 Oktober 2019 | 21:16 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / WBP

Jakarta, Beritasatu.com -Polda Metro Jaya membekuk enam tersangka yang tergabung dalam grup aplikasi percakapan, serta merencanakan menggagalkan pelantikan presiden dan wakil presiden di Gedung DPR/MPR RI, menggunakan katapel bola berbahan peledak.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, enam tersangka yang ditangkap berinisial SH, E, FAB, RH, HRS, dan PSM tergabung dalam grup WhatsApp bernama "F".

"Kelompoknya berawal dari WA grup yang mengatasnamakan inisial F yang anggotanya 123 dengan lima admin. Di dalam grup itu membahas kegiatan yang akan dilakukan upaya untuk menggagalkan pelantikan presiden dan wakil presiden. WA grup ini berkembang untuk perencanaan, makanya kita sudah menangkap enam orang, kita lakukan pemeriksaan," ujar Raden Prabowo Argo Yuwono di Jakarta, Senin (21/10/2019).

Dikatakan Argo, mereka akan membuat kerusuhan dengan menunggangi aksi unjuk rasa menggunakan katapel bola karet berbahan peledak. "Dari hasil pemeriksaan, akan dipakai di gedung DPR untuk menyerang aparat, akan diberikan ke demonstran. Ada juga ide dari kelompok ini yaitu, melepas monyet di gedung DPR. Sudah disiapkan delapan ekor, sudah dibeli, tapi belum dilepas. Tujuannya untuk membuat gaduh. Ada juga penjarahan toko-toko di daerah perekonomian," ungkap Raden Prabowo Argo Yuwono.

Argo menyampaikan, tersangka SH -pengacara- merupakan orang yang memiliki ide untuk membuat grup itu, dan memasukan sejumlah member dengan tujuan menggagalkan pelantikan. "Tersangka SH kami tangkap di Jatinegara, sedang merakit peluru katapel. Tersangka SH juga membuat grup dan mencari dana untuk membuat peluru katapel, menyediakan katapel kayu dan besi," kata Raden Prabowo Argo Yuwono.

Sementara tersangka E merupakan ibu rumah tangga, dan ditangkap di Jatinegara, Jakarta Timur. Ketika ditangkap yang bersangkutan sedang membuat peluru kaatapel bersama SH.

"Tersangka E bergabung di grup, membiayai pembelian katapel, menyediakan tempat untuk pembuatan katapel, kemudian juga membantu menyediakan bahan peluru katapel," jelas Raden Prabowo Argo Yuwono.

Argo melanjutkan, tersangka FAB -wiraswata-, juga ditangkap di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. Dia turut membantu membuat peluru katapel, menyediakan tempat untuk membuat peluru dan memberikan dana Rp 1,6 juta kepada SH.

"Keempat, tersangka RH. Kita tangkap di Jagakarsa, perannya bergabung di grup WA, membuat katapel yang terbuat dari kayu, kemudian menjual ke tersangka SH. Jadi SH memesan 200 katapel, katapel yang sudah dijual 22, harganya sebuah Rp 8.000, total Rp 176.000," kata Raden Prabowo Argo Yuwono.

Menurut Argo, tersangka kelima berinisial HRS seorang perempuan, ditangkap di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Dia bergabung di dalam WA grup dan memberikan dana Rp 400.000 untuk membeli perlengkapan katapel.

"Keenam, tersangka PSM. Rumahnya di Cilandak, namun penangkapannya di Bungur. Pada saat ditangkap berusaha lari memanjat atap rumah belakang, namun yang bersangkutan berhasil ditangkap. Yang bersangkutan disuruh membeli katapel dan karet cadangan," sebut Raden Prabowo Argo Yuwono.

Argo menambahkan, para tersangka berkomunikasi dengan menggunakan sandi mirror atau huruf terbalik. Kemudian, mereka terdoktrin untuk melakukan kerusuhan karena meyakini komunis semakin berkembang.

"Ada tersangka FAB, kenapa dia ikut bergabung dan membantu karena dia menyakini komunis semakin berkembang. Indikatornya, pada saat unjuk rasa ada polisi Tiongkok yang diperbantukan untuk pengamanan dan disenjatai lengkap, padahal tidak ada. Ada juga tenaga kerja asing Tiongkok masuk ke Indonesia, anggapannya orang Tiongkok menguasai pemerintahan. Di-brainwash di grup, bahwa komunis sedang berkembang di Indonesia," jelas Raden Prabowo Argo Yuwono.

Argo mengungkapkan, peluru katapel berbentuk bola berbahan peledak itu berfungsi mirip seperti petasan banting. "Ini dibuat mirip dengan mercon banting, dilempar, ada perantara mudah terbakar biar cepat menyambar misalnya perantara bensin. Di dalam bola ada bahan peledak dan sejenisnya, nanti yang akan menerangkan Puslabfor. Ketika dites saat kena benturan akan meledak. Barang bukti ada gotri, plastik eksklusif yang bisa meledak, kelereng, ketapel," kata Raden Prabowo Argo Yuwono.

Argo menuturkan, kelompok ini masih ada hubungannya dengan kelompok dosen nonaktif IPB berinisial AB yang juga hendak membuat kerusuhan menggunakan bom rakitan sehingga berdampak mengganggu pelantikan presiden dan wakil presiden. "Tersangka SH sering komunikasi dengan tersangka AB, ada kaitannya untuk rencanana penggagalan pelantikan dengan mendompleng unjuk rasa," tandas Raden Prabowo Argo Yuwono.

Para tersangka dijerat Pasal 169 ayat (1) KUHP dan atau Pasal 187 ayat (1) KUHP, dan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Kemdikbudristek: PTM Terbatas Utamakan Keselamatan Siswa dan Guru

pelaksanaan PTM terbatas selama pandemi telah diatur dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri, intinya keselamatan siswa dan tenaga pendidik jadi prioritas

NASIONAL | 18 September 2021

Pimpinan Teroris Ali Kalora Diduga Tewas dalam Kontak Tembak

Kontak tembak tersebut menewaskan dua orang terduga teroris Poso, salah satunya adalah pimpinan teroris Poso, Ali Ahmad alias Ali Kalora.

NASIONAL | 18 September 2021

Keberadaan Nakes Gerald Sokoy di Kiwirok Belum Diketahui

Dandrem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan mengatakan, hingga kini keberadaan tenaga kesehatan atas nama Gerald Sokoy belum diketahui

NASIONAL | 18 September 2021

3 Strata Penangkal Ancaman Keamanan

Purnomo Yusgiantoro mengatakan, ada tiga strata yang harus diterapkan untuk menangkal berkembangnya ancaman keamanan di Indonesia

NASIONAL | 18 September 2021

Purnomo: Ancaman Keamanan Berdampak pada Tata Kehidupan Bangsa

Purnomo Yusgiantoro mengingatkan seluruh elemen bangsa terkait berkembangnya model konsep dasar ancaman keamanan di berbagai negara di dunia

NASIONAL | 18 September 2021

Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kasus Penganiayaan Muhammad Kece

Polisi belum menetapkan tersangka kasus dugaan penganiayaan terhadap Muhammad Kece, tersangka penistaan agama di Rutan Bareskrim Polri.

NASIONAL | 18 September 2021

BPBD Ingatkan Wisatawan Waspadai Gelombang Tinggi di Pantai Selatan

BPBD Banten sudah menyampaikan peringatan dini kepada pengelola wisata di pesisir selatan Lebak agar meningkatkan kewaspadaan cuaca buruk.

NASIONAL | 18 September 2021

Tekan Laju Urbanisasi, Mendagri Dorong Desa Perkuat Ekonomi

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menjelaskan, salah satu persoalan yang dihadapi desa, yakni masih meningkatnya laju urbanisasi.

NASIONAL | 18 September 2021

Menhub: Ganjil Genap Berlaku di Tempat Wisata di Indonesia

Menhub Budi Karya Sumadi menegaskan aturan ganjil genap di tempat wisata ini belaku untuk seluruh Indonesia .

NASIONAL | 18 September 2021

Bakamla Jelaskan Situasi di Laut Natuna Utara Saat Ini

Badan Keamanan Laut menjelaskan situasi di Laut Natuna Utara saat ini. Di Laut Natuna Utara banyak kapal asing karena lalu lintas Selat Sunda dan Selat Malaka.

NASIONAL | 18 September 2021


TAG POPULER

# Muhammad Kece


# Sonny Tulung


# Vaksinasi Covid-19


# Ideologi Transnasional


# Lucinta Luna



TERKINI
Kemdikbudristek: PTM Terbatas Utamakan Keselamatan Siswa dan Guru

Kemdikbudristek: PTM Terbatas Utamakan Keselamatan Siswa dan Guru

NASIONAL | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings