10 Kandidat Cabup Lebong Berebut Perahu PDIP

10 Kandidat Cabup Lebong Berebut Perahu PDIP
Ilustrasi Pilkada 2020. ( Foto: SP/Muhammad Reza )
Usmin / JAS Kamis, 17 Oktober 2019 | 10:16 WIB

Bengkulu, Beritasatu.com - Sebanyak 10 kandidat bakal calon bupati (cabup) Kabupaten Lebong, Bengkulu, berebut perahu PDIP untuk maju di Pilbup 2020 mendatang.

Adapun 10 balon bupati Lebong yang ikut seleksi penjaringan cabup dan cawabup di PDIP tersebut, antara lain Ketua DPC PAN Lebong Kopli Ansori, Ketua DPC Nasdem Lebong Teguh Raharjo Eko Purwoto, Armansyah, Wawan Fernandez, Mirwan Effendi, Angka Wijaya, Yusuf Vedo, dan Wiliyan Bachtiar dan dua balon lainnya.

Sekretaris Penjaringan Cabup dan Cawabup DPC PDIP Lebong, Evi Anita, di Bengkulu, Rabu (16/10/2019) mengatakan, setelah pendaftaran peserta seleksi balon cabup dan cawabup PDIP ditutup pada 23 September lalu, ada 10 balon bupati yang mendaftar di partai tersebut.

Dari 10 pendaftar itu, yang dinyatakan lengkap persyaratan sebanyak delapan orang dan dua lainnya tidak lengkap. Kandidat cabup dan cawabup yang daftar di PDIP sebanyak ini, semua berasal dari nonkader.

Hasil seleksi dan penjaringan cabup dan cawabup Lebong tersebut, akan disampaikan ke DPD PDIP Provinsi Bengkulu, dan selanjutnya diteruskan ke DPP di Jakarta, untuk menetapkan satu orang untuk diusung di Pilbup 2020 mendatang.

"Tugas DPC hanya menyeleksi para pendaftar. Sedangkan yang menentukan siapa yang akan diusung di Pilbup Lebong 2020, akan ditetapkan atau diputuskan oleh DPP PDIP," ujarnya.

Yang pasti, kata Evi Anita kandidat cabup dan cawabup yang akan diusung oleh PDIP memiliki tiga hal, yakni hasil survei bagus, elektabilitas dan popularitas tinggi, sehingga memiliki peluang besar untuk memenangkan Pilkada di daerah ini.

Dari pantuan Suara Pembangunan di lapangan, beberapa kandidat cabup dan cawabup yang mendaftar di PDIP Lebong, hanya dua kandidat yang memiliki dukungan kuat, yakni Ketua DPC PAN Lebong, Kopli Ansori dan Ketua PDC Nasdem, Teguh Raharjo Eko Purwoto.

Teguh Raharjo saat ini menjadi wakil ketua DPRD Lebong dan pada priode 2014-2019 menjabat ketua DPRD setempat. Sedangkan Kopli Ansori berlatar belakang pengusaha. Sebelumnya Kopli Ansori mencalonkan diri sebagai bupati Lebong pada Pilkada 2015.

Namun, Kopli Ansori tidak mampu mengalahkan calon petahana Rosjonsyah. Dalam Pilkada 2015 lalu itu, Kopli Ansori kalah tipis dari calon petahana dan pada Pilkada 2020, Kopli kembali bertarung.

Sedangkan Teguh Raharjo baru kali ini akan ikut kontestasi Pilbup Lebong. Kedua kandidat ini memiliki dukungan kuat untuk memimpin Kabupaten Lebong lima tahun kedepan. Apalagi Teguh Raharjo dikenal sangat dekat dengan masyarakat ketika dirinya menjadi ketua DPRD Lebong.

Teguh Raharjo sebelum menjadi politisi dan anggota DPRD Lebong juga berlatar belakangan seorang pengusaha. Masyarakat optimistis jika Teguh memimpin Lebong lima tahun ke depan, di daerah ini akan maju pesat.



Sumber: Suara Pembaruan