Keraton Serahkan Pelanggaran Izin Panitia Muslim United ke Polisi

Keraton Serahkan Pelanggaran Izin Panitia Muslim United ke Polisi
Fuska Sani Evani / FMB Sabtu, 12 Oktober 2019 | 12:17 WIB

Yogyakarta, Beritasatu.com - Meski tidak diizinkan digelar di areal Keraton Yogyakarta, acara Muslim United tetap digelar di Masjid Gedhe Kauman mulai Jumat hingga Minggu (11-13/10/2019).

Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan Hamengkubuwono X menegaskan keraton tidak memberi izin kegiatan yang digelar panitia Muslim United di Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta. Karena itu, Sultan menyerahkan masalah ini kepada pihak kepolisian.

"Itu kan urusan polisi, kalau saya hanya itu. Ya masalah keamanan dan sebagainya itu kan urusan polisi," ujar Sultan HB X kepada wartawan di Kompleks Kepatihan, Jumat (11/10/2019).

Keraton tidak mengeluarkan izin kepada panitia Muslim United, padahal keraton merupakan pemilik lahan yang dijadikan lokasi kegiatan. "Kami kan yang punya rumah, tidak mengizinkan," tegas Sultan.

Kegiatan Muslim United tetap berjalan sesuai yang dijadwalkan oleh panitia. Berdasarkan rundown acara, kegiatan digelar pada Jumat (11/10/2019).

Tak Diizinkan, Muslim United Tetap Digelar di Masjid Keraton

Kasubag Humas Polresta Yogyakarta, Inspektur Polisi Satu (Iptu) Sartono juga menegaskan Kepolisian Resor Kota Yogyakarta belum mengeluarkan izin kegiatan untuk acara Muslim United 2019 yang diselenggarakan di Masjid Gedhe Kauman, Yogyakarta.

"Dari pihak polresta atau jajaran polsek belum ada terkait dengan perizinan," katanya.

Sunarto mengatakan, salah satu prasyarat izin kegiatan bisa keluar adalah ketika permohonan dari yang berwenang dengan penggunaan tempat acara itu sudah terkabul.

Dalam hal ini, kepolisian belum menerima izin penggunaan tempat yang seharusnya dikeluarkan oleh pihak Keraton Yogyakarta selaku pemilik Masjid Gedhe Kauman. "Ada izin tempat kan ada ketentuan, hal-hal yang harus dilengkapi," sambungnya.

Kendati demikian, kepolisian tetap mengerahkan personelnya guna kepentingan pengamanan. "Keamanan pasti, kegiatan sekecil apa pun pasti untuk kegiatan kita pantau terus perkembangan sampai mana," katanya.

Di satu sisi, pihaknya juga terus mengomunikasikan dengan panitia terkait kegiatan dan perizinan kegiatan itu.

Ditolak UGM, Ustaz Abdul Somad Diterima UII
Setelah ditolak berceramah di UGM, ustaz Abdul Somad (UAS) dijadwalkan hadir dalam Seminar Moderasi Islam #3 yang akan diselenggarakan pada Sabtu (12/10/2019) ini di Masjid Ulil Albab, Kampus Universitas Islam Indonesia (UII).

Rektor UII, Fathul Wahid, memastikan kedatangan UAS dalam acara tersebut. Pihaknya kata dia sudah lama ingin mendatangkan UAS sebagai pembicara.

UII sudah menyiapkan materi promosi terkait dengan kedatangan UAS serta ruangan yang dibutuhkan. Ia menyebut alasan mendatangkan UAS karena UII merupakan rumah besar milik bersama tanpa ada perbedaan. Menurutnya yang terpenting adalah penguatan keilmuan dan keimanan.

Sebelumnya, Ustaz Abdul Somad ditolak oleh UGM setelah diundang pihak takmir masjid kampus tersebut untuk mengisi kuliah umum.



Sumber: Suara Pembaruan