Menhub Akan Hubungkan Mobil Buatan UGM dengan Industri

Menhub Akan Hubungkan Mobil Buatan UGM dengan Industri
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi (kedua kiri) kiri, bersama mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang memproduksi mobil Bimasakti. ( Foto: Beritasatu Photo )
/ FER Sabtu, 21 September 2019 | 17:03 WIB

Yogyakarta, Beritasatu.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyatakan siap menghubungkan riset kendaraan bertenaga listrik yang dikembangkan Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan sektor industri agar memberikan nilai ekonomi bagi bangsa dan negara.

"Kami bersedia memberikan suatu link antara universitas dengan industri, agar ada suatu kolaborasi," kata Menteri Budi Karya saat meninjau sejumlah inovasi kendaraan bertenaga listrik mahasiswa UGM di kawasan Gedung Pusat UGM, Yogyakarta, Sabtu (21/9/2019).

Budi Karya mengapresiasi sejumlah kendaraan listrik temuan dari mahasiswa UGM yang beberapa di antaranya tercatat telah memenangi sejumlah kompetisi level internasional.

"Saya mengapresiasi Bima Sakti sudah memenangi international contest, bahkan beberapa kali. Ini yang Arjuna, mobil balap listrik, sudah memenuhi kompetensi. Jadi, standardnya sudah memenuhi syarat," kata Menhub.

Pengembangan baterai untuk kendaraan listrik yang dikembangkan oleh mahasiswa UGM dengan konsep daur ulang, kata Budi, juga perlu difasilitasi dan dihubungkan dengan pelaku industri. Tidak hanya itu, temuan tersebut juga harus segera dipatenkan sebagai karya anak bangsa.

"Satu yang kami minta, lebih cepat dan patenkan it sehingga orang tak bisa menganggap ini paten dari negara-negara lain. Jadi event yang sekarang sudah ada, dipatenkan dulu karena ini sangat penting sebagai suatu kebanggaan nasional, suatu temuan yang luar biasa," tandas Menhub.

 



Sumber: ANTARA