Konsesi Lahan Perusahaan Swasta Akan Ditarik Kembali

Konsesi Lahan Perusahaan Swasta Akan Ditarik Kembali
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, dan Ketua Pusat Inovasi Kota dan Komunitas Cerdas ITB, Prof Suhono Harso Supangkat, saat menghadiri Diskusi Nasional Inovasi Cerdas Perancangan dan Perencanaan Ibu Kota Negara. ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Ahmad Salman / AIS Jumat, 20 September 2019 | 19:35 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah menyebutkan konsesi lahan perusahaan swasta di tanah ibu kota baru akan ditarik kembali ke negara sebelum 2020. Pemerintah memastikan tak ada kendala dalam penarikan ini.

"Tanahnya milik swasta tapi tanahnya 100% milik negara dan negara bisa setiap saat mengambil konsesi itu untuk kepentingan nasional," jelas Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro di Jakarta, Jumat (20/9/2019).

Bambang memastikan langkah penarikan tanah konsesi ini akan ditempuh sebelum akhir 2019. Nantinya untuk pengambilan secara resmi ke negara, Bappenas sudah berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk proses pengambilalihan lahan.

"Targetnya sebelum akhir tahun ini kita sudah proses semuanya. Sehingga perencanaan bisa berjalan dengan lancar," ucap Bambang.

Menteri Bambang membenarkan, terdapat perusahaan milik swasta, salah satunya milik Sukanto Tanoto yang mengusai sejumlah lahan, di wilayah ibu kota baru. Namun konsesi merupakan lahan yang 100 persen milik negara, yang dipinjam pakai ke pihak swasta.



Sumber: BeritaSatu TV