Pemkab Pandeglang Gandeng BWJ Pacu Investasi KEK Tanjung Lesung

Pemkab Pandeglang Gandeng BWJ Pacu Investasi KEK Tanjung Lesung
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang bersama PT Banten West Java (BWJ) anak usaha dari PT Jababeka Tbk selaku pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, menggelar forum bisnis bertajuk ‘Tanjung Lesung Tourism Business Forum’ dengan tema ‘Opportunities at Sunset of Java’ di Menara Batavia, Jakarta, Kamis (19/9/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Feriawan Hidayat )
Feriawan Hidayat / FER Kamis, 19 September 2019 | 17:29 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang bersama PT Banten West Java (BWJ) anak usaha dari PT Jababeka Tbk selaku pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, menggelar forum bisnis bertajuk 'Tanjung Lesung Tourism Business Forum' dengan tema 'Opportunities at Sunset of Java' di Menara Batavia, Jakarta, Kamis (19/9/2019).

Direktur Utama PT Banten West Java (BWJ), Poernomo Siswoprasetijo, mengungkapkan, forum bisnis ini juga akan memberikan informasi bagi para calon investor dan investor yang sudah masuk untuk mengetahui progres infrastruktur dan peluang investasi baru dan berkembang di KEK Tanjung Lesung. "Saat ini, investasi di kawasan KEK Tanjung Lesung semakin membaik dan terus berkembang," terang Poernomo.

Poernomo mengakui, periode semester kedua tahun 2019, sudah ada beberapa investor yang tertarik untuk bisa mengembangkan pariwisata di Tanjung Lesung.

"Sudah ada investor dari Tiongkok, Jepang, dan Australia yang sangat tertarik mengembangkan pariwisata di Tanjung Lesung. Meraka melihat Tanjung Lesung memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan bersama-sama," jelasnya.

Untuk menarik investor, ungkap Poernomo, pihaknya akan menyelenggarakan beberapa event tahunan antara lain, Festival Tanjung Lesung yang dibalut dengan kejuaraan Rhino Cross Triathlon 2019. Festival Tanjung Lesung merupakan kolaborasi BWJ, Pemkab Pandeglang, Pemprov Banten serta dukungan Kementerian Pariwisata (Kempar) dengan telah ditetapkannya sebagai calender of event berkala setiap tahun.

"Event ini tentunya akan mengundang banyak wisatawan datang ke Tanjung Lesung. Dengan begitu, para investor akan melihat dan tertarik untuk mengembangkan sarana akomodasinya seperti Theme Park, dan sarana pendukung lainnya. Nah ini yang coba kita garap bersama-sama," jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Poernomo juga mengajak kalangan traveler dan calon investor melihat langsung progres pengembangan menuju dan di dalam kawasan KEK Tanjung Lesung saat perhelatan Festival Tanjung Lesung pada tanggal 27-29 September 2019. "Tentunya dengan program liburan ini akan semakin memanjakan para pengunjung," ujarnya.

Poernomo menambahkan, program sport tourism tetap menjadi andalan, dengan diadakannya kejuaraan Rhino X Triathlon selama 3 tahun berturut-turut. Tahun ini, perhelatan Rhino X Triathlon akan digelar pada tanggal 28-29 September 2019 yang akan diikuti para peserta lokal dan internasional.

"Dari awal tahun pelaksanaannya, Rhino X Triathlon menjadi peluang baru bagi para investor dari dalam dan luar negeri untuk mulai berinvestasi di KEK Tanjung Lesung yang juga dikenal dengan kawasan 10 Bali Baru, dan menjadi kawasan pariwisata yang paling terintegrasi dengan baik," tandas Poernomo.

Sementara itu, Bupati Pandeglang, Irna Narulita dalam pesan tertulisnya mengatakan, forum bisnis ini menjadi wadah untuk menginformasikan progres infrastruktur dan potensi usaha yang semakin membaik kepada para investor yang sudah masuk maupun calon-calon investor yang akan masuk di KEK Tanjung Lesung.

"Pada intinya, tujuan diadakannya forum bisnis ini untuk memberikan informasi terkait pelaksanaan investasi di Pandeglang khususnya di KEK Tanjung Lesung, dan bagaimana kesiapan Pemerintah Daerah dalam mitigasi bencana di daerah KEK Tanjung Lesung, serta insentif dan kemudahan investasi untuk calon investor," kata Irna.

Hal senada juga diungkapkan Kepala Bagian Pengendalian Pembangunan dan Pengelolaan Sekretariat Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bambang Wijanarko.

"Dengan adanya forum bisnis ini dapat memberikan kenyamanan dan keamanan investasi di Kabupaten Pandeglang khususnya di KEK Tanjung Lesung," ungkap Bambang.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pandeglang, Ferry Hasanudin mengungkapkan, kemudahan akses infratruktur dari dan menuju KEK Tanjung Lesung menjadi konsen pemerintah baik pusat maupun daerah. "Tol Serang-Panimbang menjadi bukti konkret udaha pemerintah untuk menarik investasi di pandeglang khususnya KEK Tanjung Lesung," katanya.

Ferry optimistis dengan pengembangan akses infrastruktur yang baik dapat menarik investor untuk menanamkan modalnya di KEK Tanjung Lesung.



Sumber: BeritaSatu.com