Pansus Kajian Pemindahan Ibu Kota Janji Selesaikan Tugas Akhir September

Pansus Kajian Pemindahan Ibu Kota Janji Selesaikan Tugas Akhir September
Zainuddin Amali (kanan) dan Ketua DPR, Bambang Soesatyo. ( Foto: Beritasatu Photo / Markus Junianto Sihaloho )
Markus Junianto Sihaloho / JAS Rabu, 18 September 2019 | 18:47 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Walaupun masa kerja DPR RI periode 2014-2019 tinggal beberapa hari lagi, Panitia Khusus (Pansus) Pengkajian Pemindahan Ibu Kota tetap berharap bisa menyelesaikan tugasnya.

"Kalau bisa akhir periode ini bisa kita menghasilkan ini," kata Ketua Pansus Zainuddin Amali, Rabu (18/9/2019).

Amali mengatakan pengkajian yang dilakukan ini berbeda dengan membahas undang-undang (UU). Menurut dia, kalau membahas UU memakan waktu yang banyak dan panjang. Belum lagi ada tarik-tarikan pendapat yang sangat kuat, sebagaimana bisa dilihat dalam setiap pembahasan rancangan UU.

Sementara tugas Pansus adalah membahas kajian soal ibu kota baru. Hasil akhirnya adalah rekomendasi.

Dilanjutkannya, pimpinan DPR juga sudah menyampaikan pesan agar pembahasan bisa diselesaikan pada periode ini. Dan baginya memang ada kesempatan bagi pihaknya untuk melaksanakannya.

Menurut Amali, kalau DPR setuju dengan kajian, maka Pemerintah baru bisa melanjutkan langkah pemindahan ibu kota baru itu. Jika DPR belum setuju, maka akan ada pembicaraan lebih lanjut. Amali mengaku sudah secara sepintas membaca usulan dari pemerintah. Dia menilai kajian itu masih secara global dan harus didalami lagi.

Untuk perencanaan kerja sendiri, Amali mengatakan Pansus akan memanggil pemerintah pusat maupun daerah dari Kalimantan Timur. Selain itu, juga akan memanggil Pemerintah Propinsi DKI Jakarta.

"Kaltim dan DKI Jakarta harus dilibatkan. Kemudian kalangan pakar, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat sehingga bisa komperhensif dan objektif,” katanya.



Sumber: BeritaSatu.com