Firli Akui Bertemu TGB di Lapangan Tenis

Firli Akui Bertemu TGB di Lapangan Tenis
Calon Pimpinan KPK Firli Bahuri saat uji kelayakan dan kepatutan calon pimpinan KPK di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (12/9/2019). ( Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono )
Robertus Wardi / HA Kamis, 12 September 2019 | 23:41 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Calon Pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Irjen Firli Bahuri mengakui pernah bertemu dengan mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB).

Namun menurutnya, pertemuan yang terjadi di lapangan tenis itu tidak membicarakan soal kasus.

"Tidak ada pembicaraan kasus. Itu kebetulan saat kami bermain tenis, bapak Gubenur datang. Saya tidak bisa menghidar karena gubenur yang datang," kata Firli dalam uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III, gedung DPR, Jakarta, Kamis (12/9/2019).

Ia menjelaskan pertemuan itu dilakukan tanggal 13 Mei 2018. Pada tanggal 6 Agustus 2018, KPK mengekspos perkara terhadap TGB terkait penyertaan modal di PT Newmont. Jika dirinya membicarakan kasus, tentu ekspos perkara terhadap TGB tidak dilakukan. Namun nyatanya tetap dijalankan.

"Tidak ada efeknya dengan pertemuan saya karena memang bukan bicara kasus. Saya hadir dalam ekspos kasus pak TGB. Saat itu saya sampaikan silakan pimpinan putuskan," jelas Filri yang saat ini menjabat sebagai Kapolda Sumatera Selatan.

Dia menegaskan hasil ekspos perkara adalah meminta audit ke Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Namun BPKP menyarankan agar minta audit ke Badan Pemeriksa Keuangan karena BPK pernah mengaudit perusahan tersebut.

Dia mengemukakan karena pertemuannya dengan TGB dia telah dipanggil oleh lima pimpinan KPK. Hasilnya, pimpinan KPK tidak memberikan sanksi pelanggaran etik kepadanya.

"Saya sendiri menghadapi lima pimpinan tidak ada satu pun pimpinan mengatakan saya melanggar. Saya diperingatkan, iya," ungkap Firli.



Sumber: Suara Pembaruan