Capim Lili Ingin Pimpinan KPK Turun ke Bawah Pantau Kinerja Penyidik
INDEX

BISNIS-27 541.037 (-2.19)   |   COMPOSITE 6389.83 (-67.98)   |   DBX 1207.48 (-6.95)   |   I-GRADE 186.044 (-1.8)   |   IDX30 536.499 (-4.06)   |   IDX80 144.214 (-1.63)   |   IDXBUMN20 435.358 (-10.84)   |   IDXESGL 149.259 (-0.62)   |   IDXG30 145.988 (-1.78)   |   IDXHIDIV20 471.745 (-3.45)   |   IDXQ30 152.642 (-1.01)   |   IDXSMC-COM 293.915 (-4.87)   |   IDXSMC-LIQ 367.505 (-7.32)   |   IDXV30 148.997 (-3.22)   |   INFOBANK15 1075.9 (-4.86)   |   Investor33 460.647 (-2.84)   |   ISSI 189.211 (-2.58)   |   JII 668.85 (-10.91)   |   JII70 234.095 (-3.95)   |   KOMPAS100 1287.09 (-14.11)   |   LQ45 998.257 (-9.21)   |   MBX 1767.88 (-20.12)   |   MNC36 340.661 (-2.42)   |   PEFINDO25 338.558 (0.19)   |   SMInfra18 329.085 (-4.86)   |   SRI-KEHATI 393.501 (-2.17)   |  

Capim Lili Ingin Pimpinan KPK Turun ke Bawah Pantau Kinerja Penyidik

Rabu, 11 September 2019 | 16:57 WIB
Oleh : Hotman Siregar / JAS

Jakarta, Beritastatu.com - Calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lili Pintauli Siregar mengkritisi para pimpinan KPK yang ada saat ini. Karena dalam bekerja masih dianggap belum maksimal pada suatu kasus.

Menurut mantan Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dua periode itu, saat ini para pimpinan KPK tidak terjun langsung ke tingkat bawah. Mulai dari penyidikan dan penyelidikan di satu kasus.

‎"Bolehkan pimpinan turun ke bawah, mulai tingkat penyidikan, penyelidikan, saya ingin melihat itu. Saya ingin melihat turun ke bawah harus tanpa melalui deputi‎," ujar Lili dalam uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi III DPR, kompleks parlemen, Senayan Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Lili juga mengkritisi mengenai operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh lembaga antirasywah ini. Menurut dia OTT dilakukan terus menerus tetapi tidak dengan kasus yang merugikan negara besar. Sehingga perlu ada mekanisme baru.

‎"OTT terus menerus, tetapi nilai OTT dan pengeluaran yang besar itu tidak nyambung," katanya.

Namun Lili juga tetap mengapresiasi kinerja KPK yang ada saat ini. Misalnya mengenai pencegahan sudah sangat berjalan. Misalnya di daerah Tangerang Selatan, masyarakat sudah mulai terjun langsung mencegah korupsi.

"Ada yang sudah dibangun dengan KPK di wilayah kami Tangsel, sudah sampai ada perempuan antikorupsi. Itu sudah berjalan," katanya.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Mendagri Cari Dasar Hukum Pemekaran Provinsi Papua-Papua Barat

Permintaan para tokoh Papua yang bertemu Presiden Jokowi untuk pemekaran Papua menjadi 5 provinsi merupakan aspirasi yang akan ditampung dan dikaji pemerintah

NASIONAL | 11 September 2019

PII Susun Basis Data Keinsinyuran Pertama di Indonesia

AFEO memberi penghargaan The AFEO Distinguished Honorary Patron Award kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

NASIONAL | 11 September 2019

Dinilai Berjasa, Jokowi Terima Penghargaan dari Organisasi Insinyur ASEAN

Jokowi mengatakan, penghargaan tersebut lebih tepat diberikan kepada para insinyur Indonesia.

NASIONAL | 11 September 2019

Kasus Mafia Migas, KPK Cegah Lukma Neska ke Luar Negeri

Pencegahan Lukma Neska ini terkait kasus dugaan suap yang menjerat mantan Managing Director PES dan mantan Direktur Utama Petral, Bambang Irianto.

NASIONAL | 11 September 2019

Utamakan Kenyamanan Pelanggan IndiHome, Telkom Jalin Kerja Sama Strategis dengan Shopee

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui anak usahanya PT Finnet Indonesia (Finnet) resmi mengumumkan kerja samanya dengan Shopee perusahaan

NASIONAL | 11 September 2019

Capim KPK Lili Pintauli Akui Salah Input Harta Kekayaan

Lili menjelaskan dirinya selama ini memang advokat dari kaum marginal seperti petani, nelayan dan lainnya.

NASIONAL | 11 September 2019

Capim Lili Pintauli Setujui Revisi UU KPK

Kendati begitu Lili menyatakan bahwa dia tidak menyetujui adanya dewan pengawas dalam revisi UU KPK.

NASIONAL | 11 September 2019

Romy Didakwa Terima Suap Ratusan Juta Rupiah

Jaksa menyebut Romahurmuziy beserta Menteri Agama menerima suap guna membantu proses seleksi jabatan di lingkungan Kementerian Agama.

NASIONAL | 11 September 2019

Bupati Sragen Mundur dari Partai, Gerindra Santai

“Politik itu kan dinamis. Meski Mbak Yuni mundur dari Gerindra, siapa tahu nanti Gerindra malah mengusung lagi Mbak Yuni ke Pilkada 2020," kata Sriyanto.

NASIONAL | 11 September 2019

Dipertanyakan, Uang Pemprov Sumut Raib di Tempat Parkir

Pengambilan uang dalam jumlah besar itu juga tanpa ada pengawalan, kemudian pegawai bersangkutan berani meninggalkan mobil berisikan uang di tempat parkiran.

NASIONAL | 11 September 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS