Dinilai Berjasa, Jokowi Terima Penghargaan dari Organisasi Insinyur ASEAN

Dinilai Berjasa, Jokowi Terima Penghargaan dari Organisasi Insinyur ASEAN
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima penghargaan tertinggi dari organisasi insinyur se-Asia Tenggara atau ASEAN Federation of Engineering Organization (AFEO). ( Foto: Beritasatu TV )
Aichi Halik / AHL Rabu, 11 September 2019 | 16:45 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima penghargaan tertinggi dari organisasi insinyur se-Asia Tenggara atau ASEAN Federation of Engineering Organization (AFEO).

Penghargaan The AFEO Distinguished Honorary Patron Award diberikan dalam setiap perhelatan konferensi tersebut kepada satu orang penerima setingkat kepala negara.

"Saya menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada saya," ujar Jokowi pada pembukaan The 37th Conference ASEAN Federation of Engineering Organisations (CAFEO 37) yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (11/9/2019).

"Saya senang mendapat mutual recognition agreement di antara insinyur-insinyur di ASEAN sehingga terdapat standar kompetensi yang sama antar negara dan memungkinkan mobilitas para insinyur lintas negara di ASEAN lebih mudah," imbuh Jokowi.

Jokowi mengatakan, penghargaan tersebut lebih tepat diberikan kepada para insinyur Indonesia yang bekerja membangun negara bahkan hingga bekerja di daerah terpencil sekalipun.

"Sebenarnya penghargaan ini milik para insinyur Indonesia yang sudah tanpa lelah bekerja di lapangan, di daerah terpencil, di daerah perbatasan, dan di daerah-daerah pedalaman untuk membangun negara kita Indonesia," kata Jokowi.

Jokowi menambahkan, agar ASEAN bisa tumbuh lebih besar lagi maka dibutuhkan sinergi yang lebih banyak lagi.

"Negara-negara ASEAN harus saling membantu satu dengan yang lainnya termasuk dengan para insinyur yang ada," ucap Jokowi.

Sementara itu, Chairman AFEO yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Heru Dewanto mengatakan, penghargaan tersebut adalah penghargaan tertinggi AFEO yang diberikan kepada kepala negara atau kepala pemerintahan yang dinilai memberikan jasa dan kontribusi besar terhadap profesi insinyur dan bidang keteknikan di suatu negara.

Untuk diketahui, penghargaan yang sama dalam perhelatan konferensi ke-36 yang digelar di Singapura pada tahun 2018 lalu diberikan kepada Perdana Menteri Malaysia Tun Dr. Mahathir Mohamad.



Sumber: BeritaSatu TV