Dipertanyakan, Uang Pemprov Sumut Raib di Tempat Parkir

Dipertanyakan, Uang Pemprov Sumut Raib di Tempat Parkir
Kapolda Sumatera Utara Irjen Agus Andrianto. ( Foto: Beritasatu Photo )
Arnold H Sianturi / YUD Rabu, 11 September 2019 | 15:28 WIB

Medan, Beritasatu.com - Kasus raibnya uang milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) sebesar Rp 1,672 miliar dari dalam mobil di halaman kantor gubernur, menimbulkan banyak pertanyaan.

"Kasus ini masih dalam penyelidikan. Kita heran sebab masih ada transaksi tunai dalam jumlah besar begitu," ujar Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto di Medan, Rabu (11/9/2019).

Mantan Wakapolda Sumut ini mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih mendalam untuk mengungkap kasus pencurian uang milik Pemprov Sumut tersebut.

"Kita akan melihat bagaimana kronologis sesungguhnya dalam kasus itu. Seharusnya, kalau berkaitan dengan proyek kan bisa langsung (transfer) ke rekening pelaksana proyek . Kalau gaji kan langsung ke rekening gaji. Kita mau cek dulu,” ungkap Agus.

Keheranan lainnya, sambung Agus, orang yang mendapat penugasan untuk mengambil uang dari Bank Sumut, justru meninggalkan uang di dalam mobil di halaman parkir Kantor Gubernur Sumut.

"Pengambilan uang dalam jumlah besar itu juga tanpa ada pengawalan, kemudian pegawai bersangkutan berani meninggalkan mobil berisikan uang di tempat parkiran. Ini menjadi pertanyaan," sebutnya.

Sebelumnya, Kabag Humas Pemprov Sumut Muhammad Ikhsan mengatakan, setelah tiba dari Bank Sumut, mobil yang berisi uang itu diparkirkan di pelataran Kantor oleh Staf Pembantu Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Muhammad Aldi Budianto dan pegawai honorer Indrawan Ginting.

Kemudian, mereka masuk ke dalam kantor untuk melakukan absensi. Uang itu tidak ikut dibawa. Ada rentang waktu yang lama saat Aldi mengabsen dan dia keluar dari Kantor Gubernur. Dia baru keluar dari kantor sekira pukul 17.00 WIB dan tas berisi uang dalam mobil sudah raib.



Sumber: Suara Pembaruan