Polisi Gerebek 3 Markas Narkoba di Medan

Polisi Gerebek 3 Markas Narkoba di Medan
Polisi menginterogasi warga yang diamankan dari lokasi penggerebekan kampung narkoba. ( Foto: Beritasatu Photo / Arnold H Sianturi )
Arnold H Sianturi / JAS Minggu, 8 September 2019 | 17:26 WIB

Medan, Beritasatu.com - Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan menggerebek tiga lokasi yang menjadi sarang peredaran narkoba di Medan. Polisi mengamankan belasan orang dan menyita barang bukti narkoba.

Lokasi perkampungan narkoba yang digerebek terdapat di Jalan Jamin Ginting kawasan Simpang Selayang, Jalan Setiabudi Medan dan Jalan Jermal 15 kawasan Medan Denai Medan, Sumatera Utara (Sumut).

"Kita turun melakukan operasi pemberantasan narkoba ke lokasi dimaksud setelah mendapatkan laporan dari masyarakat," ujar Kepala Satuan Sabhara Polrestabes Medan, AKBP Sonny Siregar, Minggu (8/9/2019).

Sonny mengatakan, operasi pemberantasan narkoba dilakukan polisi sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Operasi ini dipastikan terus digelar polisi sampai daerah basis narkoba benar - benar bersih.

"Kami mengapresiasi masyarakat yang mengambil peranan dalam mendukung polisi melakukan pemberantasan narkoba. Kami optimistis melakukan pemberantasan narkoba di kota ini," katanya.

Sonny memaparkan, dalam penggeberekan sarang narkoba di Simpang Selayang dan Setiabudi Medan, polisi mengamankan 10 orang pria dan 3 orang wanita. Satu dari 13 orang yang diamankan itu diketahui sebagai pengedar.

"Tersangka pengedar sabu-sabu yang ditangkap dalam operasi pemberantasan narkiba itu berinisial, AP (30) warga Jalan Bunga Pancur IX Medan Selayang Kota Medan. Ada tujuh paket sabu disita," katanya.

Selain menyita barang bukti narkoba, polisi juga mengamankan sepeda motor, alat isap sabu - sabu, plastik kecil, tiga senjata tajam, obeng maupun lainnya.

Di tempat terpisah, polisi diadang warga ketika melakukan penggerebekan di kampung narkoba kawasan Jalan Jermal 15. Namun pengadangan oleh warga tidak berlangsung lama setelah polisi memberikan penjelasan.

Menurut Kasat Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Raphael Sandy Cahya Priambodo, ada lima orang yang diamankan terkait peredaran narkoba di kawasan itu. Polisi juga mengamankan barang bukti narkoba.

"Kami tetap melaksanakan operasi meski sempat diadang oleh warga di sana. Setelah kita berikan penjelasan, warga kemudian memberikan dukungan kepada polisi. Pengadangan terjadi karena provokasi pengedar," sebutnya.



Sumber: Suara Pembaruan