KM Santika Nusantara Terbakar di Perairan Masalembu, 306 Orang Selamat

KM Santika Nusantara Terbakar di Perairan Masalembu, 306 Orang Selamat
Petugas bersiap memindahkan tiga jenazah korban kapal terbakar KM Santika Nusantara ke Surabaya, di Pulau Masalembo, Jawa Timur, Sabtu (24/8/2019) dini hari. Sampai saat ini tiga orang diketahui meninggal dalam kejadian terbakarnya KM Santika Nusantara di Perairan Laut Utara Pulau Masalembou. ( Foto: ANTARA FOTO / PLP Tanjung Perak Surabaya )
Aries Sudiono / LES Senin, 26 Agustus 2019 | 12:09 WIB

Surabaya,Beritasatu.com - Tim SAR mengevakuasi lima orang korban kapal motor (KM) Santika Nusantara di Perairan Masalembu, Kabupaten Sumenep Madura, Jawa Timur (Jatim). Korban ditemukan terombang-ambing di laut dalam kondisi selamat. Kelima korban terdiri dari Angga warga Sampang Madura, Panggi warga Surabaya, Dwi dan Zainal warga asal Kediri, dan Muskamim asal Boyolali dievakuasi ke Pelabuhan Tanjung Perak, Kota Surabaya.

“Kami sempat terombang-ambing selama dua hari sampai akhirnya ditolong nelayan dan dievakuasi ke Masalembu,” ungkap Zaenal, salah satu penumpang yang ditemui Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Bagus Purhito, dan jajarannya setelah merapat di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jatim, Minggu (25/8/2019).

Data sementara dari Basarnas, korban KM Santika Nusantara yang terbakar di Perairan Masalembu sebanyak 309 orang termasuk anak buah kapal (ABK). Dari 309 orang yang berhasil dievakuasi sejumlah kapal itu di antaranya 306 orang dalam kondisi selamat, sedangkan tiga orang penumpang meninggal dunia. Sedangkan data sebelumnya atas jumlah penumpang KM SN sebanyak 277 orang dan korban tewas empat orang yang dihimpun Basarnas maupun Polres Sumenep, bersifat sementara dan terus-menerus dikoreksi.

“Waktu itu kan masih Jumat (23/8/2019) malam dan datanya bersifat sementara, makanya sudah diinformasikan masih simpang-siur,” ujar SAR Mission Coordinator (SMC), Prasetya Budiarto.

KM Santika Nusantara diketahui terbakar di utara perairan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Kamis (22/8/2019) malam, sekitar pukul 20.45 WIB. Sebab-sebab kebakaran masih diselidiki. Lebih lanjut diungkapkan Prasetya Budiarto, rincian dari 309 orang penumpang dan ABK kapal, korban yang dievakuasi sejumlah kapal yang melintas di dekat lokasi, antara lain KM Dharma Fery-7 mengevakuasi sebanyak 64 orang penumpang dalam kondisi selamat. Kemudian, KM Sipil Citra sebanyak 23 orang, dan KN Cundamani sebanyak 53 orang selamat serta ada tiga korban meninggal dunia. Diikuti kemudian penumpang selamat yang dievakuasi KM Putra Tunggal-8 sebanyak 161 orang selamat ke Pelabuhan Kalianget, Sumenep serta terakhir dievakuasi KN SAR Laksamana mengevakuasi sebanyak lima orang korban.

“Kelima orang yang semula dilaporkan hilang dan dalam pencarian itu berhasil ditolong kapal nelayan Madura. Mereka bernama Zainal (49) asal Kediri, Angga P (24) asal Sampang, Panggi (46) asal Surabaya, Dwi W (55) asal Kediri dan Mustakim (30) asal Boyolali. Total yang dievakuasi berjumlah 309 orang,” ujar Prasetya sambil menambahkan, untuk para korban yang dievakuasi ke Masalembu tercatat lima orang di antaranya dalam perawatan Puskesmas setempat.



Sumber: Suara Pembaruan