Golkar Usung Pasangan Rohidin Mersyah-Imron Rosyadi di Pilgub Bengkulu 2020

Golkar Usung Pasangan Rohidin Mersyah-Imron Rosyadi di Pilgub Bengkulu 2020
Ilustrasi pilkada. ( Foto: Antara )
Usmin / JEM Jumat, 23 Agustus 2019 | 14:53 WIB

Bengkulu, Beritasatu.com - Partai Golkar akan mengusung calon petahana Rohidin Mersyah berpasangan dengan mantan Bupati Bengkulu Utara Imron Rosyadi pada pemilihan gubernur (pilgub) Bengkulu di Pilkada Serentak 2020 mendatang.

Sumber Suara Pembaruan di DPD Partai Golkar Bengkulu, Jumat (23/8/2019) menyebutkan, pasangan Rohidin Mersyah-Imron Rosyadi yang sama-sama kader Golkar sudah mendapat restu dari DPP Golkar.

"Info yang saya dapat paslon (pasangan calon) Rohidin Mersyah -Imron Rosyadi sudah mendapat restu dari DPP Golkar untuk maju pada Pilgub Bengkulu tahun depan. Bahkan nama keduanya sudah mulai disosialisasikan ke masyarakat Bengkulu melalui media sosial," ujar sumber yang minta namanya tidak disebutkan.

Namun, Rohidin Mersyah -Imron Rosyadi sendiri belum secara terang-terangan mengumumkan ke masyarakat akan maju di Pilgub Bengkulu. Tapi di internal Golkar, nama keduanya sudah santer disampaikan sebagai paslon yang akan diusung partai tersebut bertarung di pilkada yang dijadwalkan September 2020.

Pengurus Golkar Bengkulu lainnya, Buyung Kasdi mengaku, hasil rapat internal partainya sudah memutuskan akan mengusung pasangan Rohidin Mersyah-Imron Rosyadi.

"Dari hasil rapat internal pengurus Partai Golkar Bengkulu, belum lama telah diputuskan Ketua DPD I Golkar daerah ini, Rohidin Mersyah berpasangan dengan Imron Rosyadi maju di pilgub yang akan digelar pada 23 September tahun depan," ujarnya.

Paslon ini diyakini akan memenangkan pertatungan pilkada. Calon petahana Rohidin Mersyah mewakili etnis suku Serawai dan Imron Rosyadi dari suku Rejang. "Kedua suku ini jika dipadukan akan menjadi kekuatan besar untuk memenangkan pilkada," ujarnya.

Partai Golkar Bengkulu sendiri mendapat 7 kursi di DPRD Provinsi Bengkulu dari hasil Pemilu Legislatif 2019 pada 17 April lalu. Sementara syarat untuk mengusung paslon gubernur-wakil gubernur harus sekurangnya 11 kursi di DPRD Provinsi Bengkulu. Sehingga Golkar perlu tambahan 4 kursi lagi.

Partai Golkar kemungkinan akan berkoalisasi dengan Partai Nasdem yang memiliki 5 kursi di DPRD Provinsi Bengkulu. Selain itu, Partai Golkar bisa juga berkoalisi dengan PKS dengan 3 kursi di DPRD Provinsi Bengkulu.

Sinyal Partai Golkar akan berkoalisi dengan PKS di Pilgub Bengkulu, sudah terlihat ketika Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mendatangi kantor DPW PKS Provinsi Bengkulu pamit untuk kembali maju di Pilgub Bengkulu 2020.

Anggota KPU Provinsi Bengkulu, Eko Sugianto menyatakan pihaknya sudah menerima PKPU No 15 tahun 2019 tentang pedoman dan tahapan pelaksanaan pilkada serentak tahun 2020 dari KPU.

Dalam PKPU tersebut, dijelaskan tahapan Pilkada 2020 akan dilaksanakan pada pertengahan September 2019. Bahkan, untuk pendaftaran calon bupati, wali kota dan gubernur dari independen ke KPU setempat akan dilaksanakan pada Desember tahun 2019.

Sedangkan untuk pendaftaran balon peserta Pilkada 2020 baik untuk bupati, wali kota dan gubernur yang diusung oleh parpol akan dilaksanakan pada 16-18 Juni tahun depan. "Jadi, bulan depan tahapan pelaksanaan Pilkada 2020 sudah dimulai KPU. Sedangkan hari pencoblosan ditetapkan 23 September tahun depan," ujarnya.



Sumber: Suara Pembaruan